Dakwah di Pontianak, Ustadz Abdul Somad Posting #LelahBerpisah! Ini Maksud Mulia Sang Ustadz

Dalam kesibukannya tersebut, sang Ustaz masih sempat men up-date informasi di akun Instagram miliknya yang telah terverifikasi.

Dakwah di Pontianak, Ustadz Abdul Somad Posting #LelahBerpisah! Ini Maksud Mulia Sang Ustadz
Screenshot Instagram@ustadzabdulsomad

Rangkaian acara dimulai dengan Subuh Berjamaah di Ponpes Darun Naim, Jalan Ampera.

Dilanjutkan dengan Ziarah Agung mulai pukul 07.30 WIB.

Pelaksanaan Ziarah Agung mengambil rute Alun-alun Kapuas menuju Pemakaman Kesultanan di Batu Layang.

Puncak acara Haul Akbar akan digelar di Istana Kadriah mulai pukul 19.00 WIB.

"Kita mengajak seluruh masyarakat untuk hadir. Acaranya terbuka untuk semua masyarakat," kata Sultan kepada Tribunpontianak.co.id.

Berikut Agenda UAS selama di Pontianak dan Kubu Raya: 

Disclaimer: Jadwal sesewaktu bisa saja berubah menyesuaikan situasi dan kondisi.

Ustadz Abdul Somad (UAS) juga telah mengisi Tabligh Akbar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Habib Sholeh bin Alwi Al-Hadad, Pontianak, Senin (10/9/2018) petang.

Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Somad mengingatkan pentingnya mencintai Rosullalah, Muhammad SAW, para sahabat dan keluarganya.

Da’i kondang itu juga menegaskan urgensi mengenyam pendidikan di pondok pesantren.

“Cintai Abu Bakar Shidiq, Umar, Ustman, Ali. Aisyah RA,” kata Ustad Abdul Somad.

Cintai keluarga Rosulallah yang suci-suci, sahabatnya yang baik-baik.

Baca: Kuliah Subuh Bersama Ustadz Abdul Somad Sukses, Abuya: Kata-katanya Menggetarkan Hati

Baca: Postingan Ustadz Abdul Somad Bersama Wanita Non Muslim Ini Jadi Perbincangan

“Kalau kamu lihat ada yang disebut ulama, dikatakan orang alim, tapi dia mencaci maki sahabat Nabi, maka itu adalah garis merah. Jangan kalian lampaui, jangan kalian caci maki,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan mengapa umat Islam harus mencintai para sahabat Rosulallah SAW.

“Tak ada apa-apanya perjuangan kita dibanding perjuangan hijrah bersama Abu Bakar Shidig. Delapan hari delapan malam dari Madinah ke Makkah,” ujarnya.

Ustadz Abdul Somad juga menjelaskan saat itu, Nabi Muhammad SAW diminta untuk menunjuk satu bukit, mana saja, untuk ditimpakkan kepada kaum kafir Qurais di Mekkah.

“Tapi Nabi Muhammad SAW, tidak mau melakukannya. Dia punya satu doa yang mustajab, kalau doa itu dia bacakan, habis kafir Quraish. Hancur jadi debu,” tegas Ustadz Abdul Somad.

Baca: Amalan-amalan di Bulan Muharram: Ustadz Abdul Somad Ungkap Keutamaan Puasa Asyura

Doa yang mustajab itu ternyata disimpan untuk umatnya.

“Tapi dia simpen doa itu untuk Abdul Somad, untuk ummatnya, untuk menghapus dosa-dosa kita. Apa yang sudah kita perbuat utuk Dia? Apa yang sudah kita berikan untuk agama-Nya, yang kita lakukan ini belum ada apa-apanya sahabatku. Saudaraku,” papar Ustadz Abdul Somad.

Ia mengatakan Allah SWT tidak perky pertolongan manusia. Sebab Dia Maha Perkasa. Dia Maha Kaya, Maha Terpuji, Maka Kuasa. Tak ada yang sulit bagi Dia.

“Lalu buat apa kita tolong agama-Nya, sebab kalau kamu tolong agama-Nya, Allah akan tolong kamu. Yang punya harta, tolong agama Allah, yang punya kausa tolong agama Allah, yang punya ilmu tolong dengan ilmu,” tegasnya.

Ia menyebut, petang saat dirinya berkumpul dengan para jamaah, adalah sedang muhasabah. (*)

 

Penulis: Marlen Sitinjak
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved