Isu Vaksin MR Mengandung Zat Babi dan Organ Manusia, Ustadz Abdul Somad Angkat Bicara!

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar HM Basri Har membenarkan bahwa vaksin MR positif mengandung babi dan human deploit cell.

Isu Vaksin MR Mengandung Zat Babi dan Organ Manusia, Ustadz Abdul Somad Angkat Bicara!
TRIBUNFILE/IST
Ilustrasi Vaksin Measles dan Rubella (MR). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek enggan berkomentar banyak soal kandungan vaksin Measles Rubella (MR) yang disebut mengandung babi dan human deploit cell atau bahan dari organ manusia.

Ia menegaskan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai pemberi sertifikat halal belum mengeluarkan fatwa terkait pemakaian vaksin yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII) itu untuk imunisasi.

"Belum ada kan fatwanya, belum pasti," kata Menkes Nila kepada Tribunnews.com saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2018).

Baca: Terkait Vaksin MR Mengandung Babi, Orangtua Bingung Hukum Imunisasi Rubella dan Campak

Baca: Jadwal Libur Sekolah Tingkat TK-SMA Akibat Bahaya Polusi Asap

Baca: 8 Sayuran Terbaik yang Ramah Ginjal, Bayam Ternyata Sangat Berkhasiat

Baca: Live Streaming Indonesia Vs India, Bulu Tangkis Beregu Putra Asian Games Mulai Pukul 14.00 WIB

Dalam kesempatan terpisah, Dirjen Kemenkes RI memastikan proses sertifikasi halal masih berlangsung.

Namun, ia enggan menjawab soal kandungan yang ditemui dalam vaksin tersebut.

"Proses (pemeriksaan vaksin MR) masih berlangsung," jawabnya singkat.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar HM Basri Har membenarkan bahwa vaksin MR positif mengandung babi dan human deploit cell.

Temuan tersebut berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

“LPPOM sudah melakukan pemeriksaan. Sementara ini ditemukan ada unsur babi dan organ manusia. Hasilnya seperti itu, kami kontak terus dengan MUI Pusat,” ungkapnya, Minggu (19/8/2018) sore.

Basri mengatakan, MUI Pusat akan menggelar rapat pleno untuk menentukan sikap MUI terkait vaksin MR pada Selasa (21/8/2018) mendatang.

Halaman
1234
Editor: Mirna Tribun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved