Pilgub Kalbar

Minta Masyarakat Mengawasi, Sutarmidji Akan Blak-blakan Soal Anggaran Pemerintah Provinsi

Upaya kita adalah peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) harus lebih cepat

Minta Masyarakat Mengawasi, Sutarmidji Akan Blak-blakan Soal Anggaran Pemerintah Provinsi
TRIBUNPONTIANAK/YOUTUBE
Sutarmidji 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar menetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih pada perhelatan Pilkada serentak 2018, Sutarmidji-Ria Norsan telah dipastikan sebagai pemenang dalam pesta demokrasi kali ini.

Midji-Norsan unggul terhadap lawan-lawannya Milton-Boyman dan Karolin-Gidot berdasarkan hasil pleno yang dilakukan oleh KPU Kalbar beberapa waktu lau.

Dipastikan menang dalam Pilkada, Midji tegaskan kalau proses pemilihan telah usai dan semua masyarakat harus kembali menyatu untuk membangun Kalbar kedepannya.

Berbeda pilihan dalam demokrasi adalah hal yang biasa, setiap masyarakat harus bersatu membangun dan memajukan daerah ini.

Baca: Cabuli Pacar yang masih Bawah Umur, Satpam Ditangkap Polisi

Baca: Program Rujuk Balik Siap Dimaksimalkan

Ia sampaikan konsep pembangunan kedepan tentu sesuai dengan visi-misi yang telah dirumuskan dan akan dituangkan dalam RPJMD yang akan menjadi pedoman pembangunan lima tahun kedepan.

"Upaya kita adalah peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) harus lebih cepat," ucap Midji saat diwawancarai, Selasa (24/7/2018).

Selain itu, terkait masalah penganggaran di pemerintah provinsi dibawah kepemimpinan ia dan Norsan, Midji tegaskan semua anggaran harus transparan. Mekanisme penyusunan juga harus transparan dan lewat Musrenbang.

Pemprov Kalbar harus membuat sistem informasi perencanaan pembangunan dan segala pembangunan yang akan dilakukan harus tertuang dalam sistem tersebut dan harus diawasi dengan ketat olah semua elemen masyarakat

"Yang harus dibiayai adalah yang ada didalam Musrenbang, sedangkan yang diluar itu tidak boleh. Jika ada yang namanya aspirasi dan pokok pikiran maka harus dituangkan dalam Musrenbang terlebih dahulu. Nanti sistem yang kita buat, kalau tidak ada dalam Musrenbang maka akan tertolak," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved