Pileg 2019
Gidot : Syukur Yang Test Kejiwaan Tidak Sakit Jiwa
Proses administrasi bacaleg khususmya kejiwaan harus dievaluasi dan disesuaikan antara SDM dengan jumlah bacaleg.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar, Suryadman Gidot mengharapkan agar kedepan proses administrasi Bacaleg khususnya terkait kejiwaan lebih baik kedepan.
"Sampai hari ini jika kita ngeluh tidak ada juga, buktinya selesai, tapi memang yang menjadi pelajaran kedepan, caleg ribuan jadi RSJ hanya dua, kedepannya saya pikir perlu dipikirkan kembali membuka RSJ baru misalkan di Ketapang, Sintang agar kedepan urusan seperti ini masyarakat dari Ketapang maupun Sintang harus ke Pontianak," ungkap Gidot, Selasa (17/07/2018).
Baca: Partai Nasdem Daftarkan Bacaleg ke KPU Kayong Utara
Baca: Partai Golkar Kota Pontianak Targetkan Peroleh 12 Kursi
Ditegaskan Bupati Bengkayang ini, proses administrasi bacaleg khususmya kejiwaan harus dievaluasi dan disesuaikan antara SDM dengan jumlah bacaleg.
"Jadi menurut saya perlu dievaluasi, dokternya sedikit, yang testnya terlalu banyak, syukur-syukur yang ditest kejiwaan tidak sakit jiwa, jadi syukur," selorohnya.