Kantor Polisi Bersama
Dicopot Kapolri, Akademisi Untan Ini Sebut Apa Yang Dilakukan Kapolres Ceroboh
Menurut Dr. Jumadi, Kapolri atau Kemenlu mewakili pemerintah RI harus membuat nota protes terhadap Pemerintah Tiongkok
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Dhita Mutiasari
Kedatangan Polisi Tiongkok itu juga karena ada perusahaan dari Suzhou beroperasi di Ketapang.
Sehingga Polisi Tiongkok itu tidak ingin perusahaan itu.
Serta warganya yang ada di Indonesia khususnya Ketapang melakukan tindak pidana. Serta mengecek apakah warga Tiongkok itu betulkah berusaha di Ketapang.
“Itu lah yang kita bicarakan, hanya sebatas itu saja,” ujar Sunario.
Ia menegaskan terkait hal-hal di di atas pihaknya sudah izin kepada Polda Kalimantan Barat dan dari Mabes.
Kemudian terhadap kedatangan Polisi Tiongkok itu ditegaskannya tidak akan ada menempatkan anggotanya di Ketapang.
“Kunjungan mereka (Polisi Tiongkok) kalau saya lihat oleh perusahaan sendiri yang mengundangnya. Terkait pelakat Kantor Polisi Bersama itu menurut Sunario memang pihak Polisi Suzhou itu mengajak kerjasama sama,” jelasnya.
Kemudian Polisi Tiongkok itu mengajukan draf kerjasama serta menunjukkan pelakat tersebut kepada dirinya.
“Katanya kalau kita terjalin kerjasama maka kita buat plakat seperti ini (plakat yang dihobohkan masyarakat-red) bagaimana,” kenangnya.
“Jadi ini baru berupa ajuan mereka (Polisi Tiongkok-red) dan kita jelaskan untuk kerjasama harus dari Mabes Polri,” ungkapnya seraya mengatakan yang ditawarkan Polisi Tiongkok itu di antaranya dalam hal pengamanan.
Sampaikan Bantahan
Kepala Polres Ketapang AKBP Sunario membantah kabar adanya Kantor Bersama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Tiongkok di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Menurut Sunario, pihak kepolisian negara Tiongkok tersebut sudah dua kali berkunjung ke Ketapang untuk menjalin kerjasama keamanan.
Namun, pihaknya menyarankan agar urusan kerjasama itu langsung ke Mabes Polri.
"Sudah dua kali mereka (Polisi Tiongkok) datang ke Ketapang. Kamis (12/7/2018) kemarin kunjungan dari mereka yakni Wali Kota yang merangkap Kepala Kepolisian Suzhou," ujar Sunario, Jumat (13/7/2018).