Mapolda Riau Diserang

5 Fakta Sosok Teladan Ipda H Auzar, Polisi yang Gugur di Penyerangan Mapolda Riau

Ditabrak dengan mobil terduga teroris, Ipda Auzar dinyatakan gugur saat bertugas.

Tribun Pekanbaru
Ipda H Auzar 

Sebelum menjadi korban serangan teror, perwira pertama kepolisian tersebut sempat mengirim pesan kepada Wakapolri sekira pukul 07.05 WIB, Rabu (16/5/2018).

Isi pesan Ipda Auzar melalui whatsapp berupa permohonan maaf dirinya dan keluarga kepada Wakapolri karena akan memasuki bulan ramadan.

"Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ya Allah, dipenghujung bulan Sya'ban ini ku kirimkan Doa untuk saudara-saudara ku, sahabat-sahabat ku dan orang-orang yang ku hormati serta orang-orang yang kucinta.

Beri mereka kesehatan, tawadhu' dalam Iman, dan islam, keluarga yang bahagia, rizki yang barokah, serta terimalah amal ibadahnya dan pertemukanlah mereka dengan Ramadhan yang segera datang ini.

Amin, amin, amin ya rabbal alamin

Kami sekeluaga mengucapkan:
MARHABAN YA RAMADHAN, MOHON MAAF LAHIR & BATHIN.

H Auzar & Kel"

4. Guru Mengaji

Ipda Auzar
Ipda Auzar ()

Selain dikenal baik, Ipda Auzar juga sangat tekun dalam menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim.

Dirinya pun sempat menjadi guru mengaji juga.

5. Seorang muazin

Sosok Ipda Auzar yang dikenal sebagai muazin ini disampaikan oleh Aktivis Persaudaraan 212, Kapitra Ampera.

Dia mengutuk tindakan teroris yang telah merenggut nyawa Ipda Auzar.

"Setelah teroris memakan korban sahabat, muazin kita, ini waktunya untuk membalas dengan melakukan qisas," kata Kapitra yang menyertakan foto Ipda Auzar semasa hidup. (Tribunstyle/ Irsan Yamananda)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Ipda H Auzar - 5 Fakta Hidup Polisi yang Gugur di Penyerangan Mapolda Riau, Ternyata Seorang Muazin!

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved