Yayasan Palung Ajak Pihak Sekolah Berwawasan Lingkungan
Petrus menegaskan kegiatan ini juga sebagai ajang untuk saling berbagi dan komunikasi tentang praktek-praktek terbaik.
Penulis: Subandi | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Yayasan Palung (YP) melaksanakan pelatiahn guru untuk mengajak pihak sekolah berwawasan lingsungan. Kegiatan itu dilaksanakan tiga hari di Pendidikan Lingkungan YP “Bentangor” di Kabupaten Kayong Utara (KKU) belum lama ini.
“Ada 29 guru hadir untuk belajar bersama tentang bagaimana meningkatkan kapasitas sekolah yang berwawasan lingkungan. Kemudian saling belajar dan berbagi,” kata Pengurus YP, Petrus Kanisius melalui rilisnya kepada Tribun di Ketapang, Kamis (8/3/2018).
Baca: Hari Ini Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran di Ketapang
Ia menjelaskan guru yang hadiri itu merupakan perwakilan dari 13 sekolah di KKU dan satu sekolah dari Kabupaten Ketapang.
Baca: BPN Singkawang Bentuk 3 Tim Program Sertifikasi Tanah
Semuanya merupakan yang mengikuti program sekolah Adiwiyata KKU dan sekolah dampingan YP.
Kegiatan dimulai dengan presentasi profil YP disampaikan oleh Manager Pendidikan Lingkungan dan Media Kampanye YP, Mariamah Achmad. Kemudian menjelaskan mengapa pelatihan guru tersbeut perlu dilakukan.
“Satu di antaranya karena YP sangat mendukung sekolah-sekolah yang mempunyai tujuan menjadi sekolah yang berwawasan lingkungan,” ucap Petrus mengungkapkan penjelasan Mariamah.
Petrus menegaskan kegiatan ini juga sebagai ajang untuk saling berbagi dan komunikasi tentang praktek-praktek terbaik.
Serta hambatan dan tantangan mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan antar sekolah.
Petrus memaparkan ada beberapa kegiatan salama tiga hari pelatihan itu. Pada hari pertama di antaranya fasilitator dari Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali, Catur Yudha Haryani memberikan materi dalam pelatihan guru di Tanah Kayong tersebut .
Serta menanyakan kepada peserta terkait apa adiwiyata dan bagaimana penerapannya lewat lingkungan atau pendidikan lingkungan.
Dari diskusi ini terungkap beberapa hal di antaranya program adiwiyata berangkat dari keprihatinan.
Kemudian terkait keadaan lingkungan ancaman seperti banjir, longsor, sampah dan eksploitasi SDA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pelatihan_20180308_104315.jpg)