Mayat Tergantung di Kebun Karet Bikin Geger Warga Dusun Kerosik Sanggau
Warga dusun Kerosik, kecamatan Parindu digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki, Ferdi Nuresi (43) di kebun karet.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Warga dusun Kerosik, kecamatan Parindu digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki, Ferdi Nuresi (43) di kebun karet di dusun Kerosik, desa Pusat Damai, kecamatan Parindu, Senin (11/12), pukul 17.30 Wib.
Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Muhammad Aminuddin menyampaikan, korban ditemukan gantung diri dengan menggunakan kabel listrik di kebun karet, dusun Kerosik.
“Barang bukti yang diamankan yakni satu utas tali kabel dengan panjang kurang lebih dua meter, ” katanya, Selasa (12/12/2017).
(Baca: Sekadau Geger! Mayat Pria Tewas Tergantung di Rumah Betang )
Kasat menjelaskan kronologis kejadian, yakni Pada Senin 11 Desember 2017 sekitar pukul 17.00 Wib piket penjagaan Polsek Parindu mendapat informasi melalui via telpon oleh warga Kerosik bahwa telah di temukan sesosok mayat di kebun karet.
“Selanjutnya setelah mendapatkan informasi kemudian Kapolsek Parindu bersama dengan piket jaga dan anggota Reskrim bersama tim Medis dari Puskesmas Parindu mendatangi TKP di kebun karet milik AN bersama-sama dengan warga Kerosik, ”jelasnya.
Setibanya di TKP kebun karet di temukan korban dalam posisi terikat tali kabel di lehernya dalam posisi tergantung di sebuah pohon.
“Selanjutnya tim medis melakukan pemeriksaan terhadap korban dan setelah di periksa oleh dokter, kemudian mayat tersebut di turunkan oleh anggota Polsek dengan di saksikan oleh warga, kemudian mayat tersebut di bawa ke Puskesmas Parindu dalam keadaan tidak bernyawa atau meninggal dunia, ” ujarnya.
Dikatakan Kasat, berdasarkan hasil pemeriksaan atau visum et repertum di TKP tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan.
“Analisa dari keterangan saksi, bahwa Korban sebelum gantung diri sebelumnya mempunyai riwayat hidup gangguan jiwa dan depresi di karenakan hidup sebatang kara di dusun Kerosik, ” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mayat-gantung-diri_20171212_162413.jpg)