Campak Berbahaya Bila Sudah Komplikasi
"Komplikasi infeksi paru-paru dan lainnya. Tapi kalau begitu muncul, segera ditangani tidak berbahaya," katanya
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Andy Jap mengatakan, campak yang berbahaya kalau sudah ada komplikasi.
"Komplikasi infeksi paru-paru dan lainnya. Tapi kalau begitu muncul, segera ditangani tidak berbahaya," katanya, Sabtu (2/12/2017).
Andy menjelaskan, campak merupakan penyakit yang bisa dicegah dengan pemberian imunisasi.
(Baca: Tercatat Tujuh KLB Suspek Campak di Enam Kabupaten di Kalbar )
Kekebalan pada bayi masih rendah sehingga mudah terinfeksi berbagai penyakit.
"Saalah satu memberikan kekebalan dengan imunisasi," ungkapnya.
Namun tidak semua penyakit bisa diberikan imunisasi, hanya penyakit tertentu, satu di antaranya campak.
(Baca: Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Verifikasi Dukungan Kartius Pensong )
Imunisasi adalah program untuk memberikan kekebalan terhadap bayi.
"Saran kita anak-anak diberi imunisasi sesuai jadwalnya. Program imunisasi ini dilakukan oleh pemerintah," jelas Andy.
Satu di antara warga Kristy (30) mendukung program pemerintah dalam pemberian imunisasi pada bayi.
Hal ini menurutnya penting guna memberikan kekebalan pada tubuh bayi.
"Sehingga tidak mudah terinfeksi penyakit," ujarnya.
Ia berharap pemerintah melakukan inovasi-inovasi kesehatan.
Tak hanya pada bayi, namun juga masyarakat pada umumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-kalbar-andy-jap_20171202_170801.jpg)