Tribun Eksklusif

HUT Kota Pontianak - Hadirnya Gojek Jadi Bagian dari Smart City, Tapi!

Dia juga mengatakan Pontianak memerlukan jalan lingkar luar untuk menghubungkan antar lima kecamatan yang terdapat di Kota Pontianak.

Tayang:
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Masyarakat bersantai dan berfoto di fly over jogging track di Taman Digulis Pontianak, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam menyukseskan Pontianak Smart City, Pemerintah Kota Pontianak terus menggenjot penataan kawasan pertamanan, satu di antaranya Taman Digulis Pontianak yang terus ditambah fasilitas pendukung. 

Oleh: Turiman Fachturahman Nur
Pengamat Hukum Untan Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dosen Fakultas hukum sekaligus pengamat hukum dan sejarah, Turiman Fachturahman Nur memiliki kesan tersendiri terhadap Kota Pontianak yang akan berusia 246 tanggal 23 Oktober nanti.

Dari kacamata hukum, menurutnya pemerintah Kota Pontianak tidak hanya melaksanakan good goverment, tata kelola pemrintahan yang baik, tapi juga melaksanakan clean goverment, pemerintahan yang bersih.

Dia mengungkapkan citra Kota Pontianak sebagai kota jasa, karena itu jasa haruslah dikembangkan menjadi smart city, dalam hal ini anak-anak muda harus diberi pemahaman terhadap keberadaan smart city di Pontianak.

(Baca: HUT Kota Pontianak - Kata Pengamat, Sektor Ini Mendesak Ditingkatkan )

Tugas pemerintah adalah menciptakan birokrasi yang rapi dan bersih sehingga tujuan ini tercapai dan anak muda Kota Pontianak dapat mengembangkan kreativitas dengan kehadiran smart city.

"Untuk bisa mengemas birokrasi yang good goverment dan clean goverment itu tentu harus dibarengi dengan implementasi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang adminsitrasi pemrintahan, dalam hal ini pejabat-pekabat kota Pontianak harus mengawasi tugas kewenangan mana yang atributif, mana yang kewenangan delegasi, mandat, dan mana kewenangan yang ranahnya diskresi,karena itu sangat sinergis dalam mewujudkan,mengimplemetasikan visi dan misi Kota Pontianak," katanya, Kamis (19/10/2017).

Dia mengungkapkan pembangunan Kota Pontianak tidak bisa hanya dilaksanakan oleh eksekutif sendiri.

Saat ini dia melihat keterlibatan tiga elemen di Kota Pontianak masih perlu diterapkan, disebutkannya tiga elemen tersebut adalah Legislatif, Eksekutif, dan Masyarakat.

"Kita harus lebih berupaya untuk mensinergikan tiga institusi sekaligus, yaitu Legislatif, Eksekutif, dan Masyarakat. Kalau saya menyingkatnya jadi LEM," ujarnya.

Dia juga mengatakan Pontianak memerlukan jalan lingkar luar untuk menghubungkan antar lima kecamatan yang terdapat di Kota Pontianak.

(Baca: HUT Kota Pontianak - Sutarmidji Titip Mega Proyek Kota, Catat Lokasinya )

Jalan lingkar luar ini perlu dibangun karena akan mempermudah aktivitas masyarakat dan ini akan berdampak pada meningkatnya perekonomian.

Sama halnya dengan Gojek, dia berharap pemerintah juga dapat membuat aturan yang jelas mengenai Gojek.

"Saya sangat mendukung keberadaan ojek online ini, Gojek tidak hanya mempermudah masyarakat, tapi juga membuat pendapatan tukang ojek jadi meningkat, ini kan bagus," tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved