Sail Selat Karimata 2016

Jokowi: Sail Karimata Tidak Boleh Hanya Sebatas Keramaian dan Seremoni Semata

Saya tidak ingin setelah Sail ini berakhir langsung sepi, langsung senyap. Tidak ada dampaknya bagi perekonomian masyarakat di daerah ini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (tengah) didampingi Wakil MPR RI Oesman Sapta Oedang (kanan) dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis (kiri) saat peresmian Masjid Agung Oesman Al Khair di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (15/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONGUTARA  – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menegaskan bahwa kegiatan Sail yang telah dilakukan selama ini tidak boleh berhenti hanya sebatas keramaian dan seremoni semata.

“Saya tidak ingin setelah Sail ini berakhir langsung sepi, langsung senyap. Tidak ada dampaknya bagi perekonomian masyarakat di daerah ini,” tegas Jokowi, Sabtu (15/10/2016).

Presiden mengatakan, dirinya telah memberikan arahan pada para menteri agar Sail menjadi momentum bersama untuk menjaga sumber daya alam laut Indonesia.

“Sudah saya tekankan pada para menteri-menteri. Sail ini harus menjadi momentum kita bersama untuk menjaga, merawat dan memanfaatkan sumber daya alam laut kita dengan baik,” ungkap Jokowi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved