Ketua Komisi V DPRD Kalbar Akan Panggil SKPD
Saya belum sempat membaca APBD perubahan, karena APBD perubahan sudah diketuk palu kemarin
Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Ketua Komisi 5 DPRD Kalbar Markus Amid segera panggil SKPD di Pemerintahan Provinsi terkait minimnya partisipasi pihak Pemprov di ivent Sail Selat Karimata.
Satu diantara hal yang menurutnya segera dilakukan pihak Pemprov ialah terkait insprastruk jalan yang ada, khususnya jalur-jalur yang menghubungkan langsung ke acara puncak Sail, seperti Ketapang menuju Kayong Utara, Kecamatan Teluk Batang menuju Kecamatan Sukadana yang merupakan Ibu Kota Kabupaten.
"Saya kira untuk ivent sebesar ini (Sail), sangat tidak layak (jalan), sepertinya tidak ada perbaikan-perbaikan, seharusnya lobang-lobang itu sudah ditampal karena ini iven Nasional jadi mestinya harus segera, dan beberapa Dinas terkait yang berhubungan dengan inprastruktur harus segera, tolonglah ini diatasi karena ini wajah Kalbar, wajah Kalbar dan Indonesia ada disitu (Inspratruktur jalan), karena ini tingkat Nasional dan tingkat Internasional," terang Markus Amidusai
menggelar rapat kerja dengan Pemkab Kayong Utara, Senin (3/10/2016).
Terkait statmen Gubenur Kalimantan Barat Cornelis di beberapa media cetak, yang akan segera menyalurkan dana 80 Miliar untuk mendukung Sail Selat Karimata, diakui Markus, dirinya beserta rekan-rekan di Komisi 5 belum mengetahui pasti dana yang disampai Gubenur sebesar 80 Miliar tersebut.
"Saya belum sempat membaca APBD perubahan, karena APBD perubahan sudah diketuk palu kemarin, kebetulan beberapa kali rapat saya tidak bisa hadir, sehingga memang tidak tahu persisnya. Cuma saya ada dengar ketua fraksi Demokrat kami, dia katakan bahwa itu (80 Miliar) sudah ada, Cuma kami dari komisi 5 belum melihat secara rincinya, apa barangnya,"tambahnya.