TKI Dideportasi Dari Malaysia

Tak Boleh Salah Jawab, Mustaan Sering Dipukul di Muka dan Dadanya

"Salah sebut identitas saja dipukul. Kadang di muka, dada. Salah sedikit saja kita dipukul."

Penulis: Nasaruddin | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YJ
Sekitar 121 TKI Bermasalah dari Sarawak, Malaysia menggunakan empat bus tiba di kantor Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Jl Sutan Syahrir, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (24/4/2016) sekitar pukul 00.00 WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - TKI lainnya, Mustaan mengatakan, selama lima bulan di penjara Imigrasi Malaysia, dirinya menjadi sasaran pemukulan petugas. Salah sedikit saja, petugas di negara Mahathir Muhammad itu tak sungkan melepas pukulan.

"Salah sebut identitas saja dipukul. Kadang di muka, dada. Salah sedikit saja kita dipukul," kata pria asal Lombok ini.

Mustaan mengatakan perlakuan tersebut dirinya rasakan sepanjang berada di Tahanan Imigrasi Malaysia. Bersyukur akhirnya dia bersama rekan-rekannya yang lain bisa pulang ke Indonesia.

Rekannya, Ardian mengatakan, saat di tahanan Malaysia, petugas Konsulat RI akan datang melakukan pendataan. Sebelum pihak Konsulat datang, mereka sudah diperingatkan petugas tahanan untuk tak banyak bicara.

Bagaimana kisah lainnya tentang TKI saat ditahan pihak Imigrasi Malaysia? BACA SELENGKAPNYA DI EDISI CETAK TRIBUN PONTIANAK BESOK, SENIN (25/4/2016). 

Ikuti perkembangan beritanya di topik: TKI Dideportasi dari Malaysia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved