Berita Video

Jembatan Pak Kasih Tayan Resmi Beroperasi

Saya setuju dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan Jembatan Pak Kasih di Tayan, resmi dibuka pada sore hari ini

Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Mirna Tribun

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sesaat sebelum diresmikannya Jembatan Kapuas Tayan di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa (22/3/2016) siang.

Dalam sambutannya Gubernur Kalbar, Cornelis menuturkan, kehadiran Presiden Jokowi ke Kalbar, merupakan bentuk kepedulian terhadap warga Kalbar.

"Presiden bisa datang ketiga kali, ini karena memikirkan rakyat di Kalimantan Barat, saya ucapkan terimakasih atas perhatiannya," ucap Cornelis.

Cornelis lantas menyempatkan diri menyampaikan, usulannya memberikan nama bagi Jembatan Kapuas Tayan tersebut.

"Jembatan ini, saya mengusulkan nama jembatan ini dengan nama Pak Kasih, beliau adalah seorang pahlawan Kalbar dari Sambih, yang melawan Belanda di Desa Sidas," ujarnya.

Pak Kasih merupakan satu di antara pahlawan, yang berasal dari Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak.

Sementara Presiden Jokowi dalam sambutannya menerangkan kunjungan kerjanya ke Kalbar kali ini, tak hanya meresmikan jembatan tersebut, namun juga meninjau pembangunan border PPLB di Entikong.

"Tahun 2014 itu, jalan di sana itu paling hanya lima meter, kalau sekarang sudah 20 meter. Jangan kalah dengan tetangga sebelah, harus lebih baik," katanya

Menurutnya, perbatasan merupakan jendela Republik Indonesia, sehingga harus menjadi kebanggaan.

"Semuanya kantor, Bea Cukai, Karantina, Imigrasi semuanya di situ harus diperbaiki, jangan kalah. Harus lebih baik, jalannya besarkan, terminalnya digedein," urainya

Jokowi mengatakan, pembangunan yang telah berjalan sekitar 40 persen di Entikong tersebutlah yang akan ditinjaunya, untuk memastikan dapat selesai akhir tahun ini.

"Besok saya mau cek, semua pekerjaan sekarang ini saya cek, saya cek lagi, saya cek lagi. Agar kualitasnya jelas baik," tegasnya

Dengan adanya pembangunan-pembangunan di Kalbar, baik PPLB, Jembatan Kapuas Tayan maupun jalan perbatasan. Menurut Jokowi dapat meningkatkan mobilitas barang dan jasa. Sehingga akan berdampak pada murahnya biaya transportasi.

"Dan titik akhirnya, harga-harga komoditas akan lebih murah. Masyarakat yang akan mendapatkan keuntungan. Kenapa saya sampaikan, jalan ini harus dibangun pagi, siang dan malam, tiga shift. Seperti sekarang ini baru diproses pengerjaannya 1.900 Kilometer, di sisi pinggir Sabah - Sarawak," jelasnya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved