Wah, Dana untuk Marka dan Rambu Rp 1,6 Triliun
Sebetulnya masih banyak kurang rambu di Sambas,
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala seksi (Kasi) Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishubkominfo Kabupaten Sambas, Juliansyah mengatakan, tahun 2016 pihaknya akan fokus terhadap pembangunan rambu dan marka jalan.
Bahkan, alokasi dana yang dianggarkan pemerintah pusa menca[ai Rp 1,6 triliun. "Alhamdulillah ditahun 2016 ini meningkat dari tahun lalu yang hanya 400 miliar," ujarnya, Minggu (3/1). .
Dikatakannya, anggaran ini dikatakan akan di fokuskan pada rambu dan marka jalan.
Sebelumnya, Dishubkominfo sudah melakukan perawatan dan perbaikan terhadap 26 rambu lalu lintas yang kurang layak serta 2 rambu pendahulu penunjuk jalan (RPPJ) guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan raya.
"Ada 26 rambu lalu lintas dan 2 rambu pendahulu penunjuk jalan (RPPJ) yang kita lakukan perawatan untuk peningkatan," ujarnya Minggu (3/1)
Pernyataan serupa ditambahkan Kabid Perhubungan darat Dishubkominfo Sambas, H Indra Gunawan bahwa pembangunan rambu dan marka jalan ini banyak difokuskan di Sambas dan kecamatan Subah. Tetapi, pelaksanannya tersebar di kecamatan lainnya.
Kendati demikian ia mengatakan jumlah rambu lalu lintas di Kabupaten Sambas juga masih jauh dari kata cukup. "Sebetulnya masih banyak kurang rambu di Sambas," jelasnya.
Menanggapi keluhan warga terhadap traffic light yang kembali tidak berfungsi belakangan ini dikatakannya lantaran terhadap traffic light tersebut yang berada di persimpangan lapangan Gabsis sudah beberapa kali dilakukan perbaikan.
"Waktu itu baru seminggu diperbaiki rusak lagi karena kena halilintar, sebetulnya posisinya tidak tepat berada disitu," ujarnya.