Liputan Khusus

Kalbar Tolak Perkuliahan Kelas Jauh

Pemprov Kalbar mengapresiasi upaya pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan perguruan tinggi melalui akses masyarakat

Editor: Arief
zoom-inlihat foto Kalbar Tolak Perkuliahan Kelas Jauh
NET
Ilustrasi mahasiswa

Saat ini, tidak ada aktivitas perkuliahan lagi di TK Anugerah Sekadau. Dalam laporannya, Aswandi juga melampirkan Universitas Tribuana Tungga Dewi (Unitri) Malang yang menggelar perkuliahan di SMAN 2 Sambas dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malang (STIEKN) yang menggelar perkuliahan di Tebas.

Tribun mendatangi TK Anugerah di Sekadau, Minggu (18/10). TK Kristen Anugerah berada di Jl Cong Kong Liau (CKL), Kecamatan Sekadau Hilir. Namun, sejumlah sumber yang ditemui mengaku tidak tahu persis kalu sekolah ini, jadi tempat perkuliahan Kelas Jauh.

Termasuk, Kepala TK Kristen Anugerah Sekadau saat ini Hendri. Ia mengaku tidak tahu menahu. "Aduh maaf. Saya tidak tahu tentang itu," kata Hendri saat dikonfirmasi.

Hendri selama ini tinggal di lingkungan sekolah yang dipimpinnya. Ia menuturkan baru menjabat sebagai kepala sekolah pada 2013 silam. Henri kemudian memanggil seorang pria yang juga menjadi pengelola TK Kristen Anugerah, bernama Tri. "Saya panggil Pak Tri dulu, ya. Mungkin Beliauh lebih tahu karena Beliau duluan di sini," ujar Hendri.

Sama seperti Hendri, Tri juga mengaku tidak mengetahui lebih dalam tentang Kelas Jauh yang pernah digelar di sekolahnya. "Secara detail saya juga tidak tahu, karena saya di sini (TK) hanya pengelola. Lebih sering ke Belitang," imbuhnya.

Tri selama ini memang fokus sebagai guru SMA Negeri di Belitang. "Setahu saya dulu, memang ada para guru-guru agama yang disekolahkan Depag (Departemen Agama) yang melanjutkan S1. Iya, menggunakan gedung kita ini. Tapi saya tidak tahu persis. Yang lebih tahu itu kepala sekolah sebelum Pak Hendri," paparnya.

Tri kemudian menyebut AG sebagai kepala sekolah tersebut. Namun, Tri mengaku tidak mengetahui keberadaan AG. Sebab AG sudah dibebastugaskan oleh Yayasan akibat tindakan indisipliner.

"Nah, Beliau itu yang lebih tahu karena menjadi kepala sekolah dari tahun 2007. Akan tetapi, jejaknya saat ini tidak diketahui lagi. Dipastikan sudah tidak ada lagi di Sekadau. Nomor (handphone)nya juga tidak aktif lagi. Sudah lama tidak kontak Beliau," papar Tri sambil menunjukkan surat keputusan yayasan yang memberhentikan AG. (hsm/doi/gam)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved