Jatanras Polresta Pontianak Tembak Dua Jambret, Berikut Keterangan Wakasat Reskrim

Dari ruang UGD RS Bhayangkara terdengar jelas suara rintihan keduanya menahan sakit akibat kulit dan daging kakinya di tembus timah panas.

Jatanras Polresta Pontianak Tembak Dua Jambret, Berikut Keterangan Wakasat Reskrim
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
2 tersangka jambret yang dilumpuhkan unit Jatanras Polresta Pontianak. 

Jatanras Polresta Pontianak Lumpuhkan Dua Jambret, Berikut Keterangan Wakasat Reskrim

PONTIANAK - Unit Jatanras Polresta Pontianak dini hari tadi berhasil mengamankan 2 orang pelaku jambret di kota Pontianak yang sudah meresahkan masyarakat yang berinisial DR (35) dan RO (26), Sabtu (18/5/2019).

Kedua pelaku yang ternyata residivis terpaksa di hadiahi Timah panas oleh petugas karena berusaha melawan saat akan di amankan.

Dengan bercucuran darah, kedua tersangka pun di bawa oleh petugas ke rumah sakit Bhayangkara kota Pontianak untuk menerima perawatan medis mengeluarkan proyektil peluru dari kaki mereka. 

Baca: 2 Jambret di Pontianak di-Dor Jatanras, Ini Pengakuan Tersangka Serta Pembagian Tugasnya

Baca: VIDEO: Terduga Jambret di Dharma Putra Diamankan Warga

Dari ruang UGD RS Bhayangkara terdengar jelas suara rintihan keduanya menahan sakit akibat kulit dan daging kakinya di tembus timah panas.

Wakasat Reskrim Polresta Pontianak Iptu M Resky Rizal menjelaskan bahwa kedua pelaku di amankan di 2 tempat berbeda.

DR di amankan di wilayah Kampung Arang Kabupaten Kubu Raya, dan RI di amankan di wilayah kecamatan Pontianak Barat.

"Dini hari tadi sekira pukul 02.30 WIB unit Jatanras telah mengamankan 2 orang tersangka jambret yakni DR 35 tahun, dan RO 26 tahun, adapun kita amankan keduanya ini karena telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan,"ujarnya.

Baca: Nekat Jambret Smartphone, RN Akhirnya Ditangkap Warga di Tol Kapuas 2 Saat Dini Hari

Baca: Tertangkap Jambret di Ambawang, Warga Rasau Babak Belur Dihakimi Warga

"Kedua tersangka ini saat kita amankan melawan petugas, sehingga untuk kedua tersangka kita lumpuhkan dan kita ambil tindakan tegas terukur,"timpalnya.

Kemudian, di hari menjelang sahur tersebut pun Wakasat menyebutkan beberapa lokasi kejadian dimana para pelaku melakukan aksinya.

"Pelaku ini sudah melakuakn aksinya di beberapa TKP, di antaranya di jalan pak kasih, dimana pelaku menarik tas korbannya yang sedang mengendarai motor, sehingga membuat korbannya itu terjatuh, kemudian pelaku melakukan jambret kembali di bawah jembatan tol,"ungkapnya.

Karena perbuatannya, keduanya pun di ancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Penulis: Ferryanto
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved