8 Bulan Midji Jabat Gubernur Kalbar, 10 Pejabat Pemprov Mengundurkan Diri Hingga Pensiun Dini

Sejak menjabat sebagai Gubernur Kalbar pada september 2018 lalu Sutarmidji sudah menggenjot laju pembangunan melalui realisasi visi misinya

8 Bulan Midji Jabat Gubernur Kalbar, 10 Pejabat Pemprov Mengundurkan Diri Hingga Pensiun Dini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Pengambilan sumpah janji jabatan dan pelantikan pejabat fungsional dilingkungan pemerintah provinsi Kalimantan Barat, di gedung BPSDM Kalimantan Barat, Jalan M.Sohor, Pontianak, Senin (14/1/2019). Pada kesempatan ini, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji melantik 24 pejabat fungsional dilingkungan Pemprov Kalbar. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

8 Bulan Midji Jabat Gubernur Kalbar, 10 Pejabat Pemprov Mengundurkan Diri Hingga Pensiun Dini

PONTIANAK - Sejak menjabat sebagai Gubernur Kalbar pada september 2018 lalu Sutarmidji terus menggenjot laju pembangunan melalui realisasi visi misinya.

Mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik merupakan agenda utama yang terus digenjot oleh Sutarmidji dengan melakukan perombakan sejumlah pejabat yang menjabat jabatan tinggi dan menengah di lingkungan pemerintah Provinsi Kalbar.

Dibawah kepemimpinannya setidaknya sudah ada sekitar 10 jabatan tinggi dilingkungan pemerintah Provinsi Kalbar yang pejabatnya mengundurkan diri dari jabatan dan memilih untuk menjadi pejabat fungsional hingga mengambil pilihan untuk pensiun dini.

Sehingga beberapa jabatan tinggi pratama di lingkungan pemprov kalbar terjadi kekosongan dan diambil solusi dengan melalukan open bidding dan rotasi jabatan.

Baca: Prediksi Skor Persela Vs Madura United Shopee Liga 1 2019 Live Streaming Indosiar Pukul 20.30 WIB

Baca: Komunitas RB Team Manfaatkan Waktu, Tingkatkan Amal Jariyah

Baca: Saripawan Pindah ke Provinsi, Edi Kamtono Bertindak Cepat dengan Tunjuk Plt Sebagai Pengganti

Teranyar Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalbar yang dijabat oleh Bride Suryanus dan Kepala Balitbang Provinsi Kalbar Agato Adan juga menyampaikan pernyataan pengunduran diri dari jabatanya.

Pj Sekda Kalbar Sy Kamaruzaman menuturkan pihaknya telah menerima surat pengunduran diri kedua pejabat pemprov tersebut dan telah menunjuk Plt.

"Mereka telah diberikan SK Pemberhentian kemarin," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/5/2019).

Ia menjelaskan alasan kepala dinas PUPR meletakkan jabatannya lantaran ingin mengembangkan disiplin ilmu yang dimiliki serta memilih ingin mengabdi pada jabatan fungsional tertentu. Sementara untuk Kepala Balitbang Kalbar telah memasuki batas usia pensiun.

Sy Kamaruzaman menilai Gubernur Kalbar selalu berusaha agar masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan melalui realisasi pembangunan yang telah terencana seperti mewujudkan desa mandiri, percepatan pembangunan infrastruktur dan mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik.

"Sehingga untuk mewujudkan itu semua dibutuhkan sumber daya yang handal, kompeten dibidangnya," ujarnya.

Oleh karena itu, Gubernur sering melakukan sejumlah evaluasi sering dilakukan kemudian melakukan percepatan penyusunan pejabat di lingkungan pemprov dengan melakukan open biding dan rotasi jabatan.

"Menempatkan para pejabat dengan mengedepankan right man on the right place," ujarnya.

Dirinya menilai langkah-langkah tersebut diambil oleh gubernur sebagai langkah awal untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Tata kelola pemerintah yang baik dapat terealisasi didukung oleh para birokrasi yang handal.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved