DPRD Dukung Pemkab Ajukan Pengelolaan Bandara Perintis Paloh

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas Misni Safari mendukung upaya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas untuk mengajukan izin

DPRD Dukung Pemkab Ajukan Pengelolaan Bandara Perintis Paloh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Wawan Gunawan
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas,Misni Safari, saat di temui di ruang kerjanya, Senin (18/3/2019). 

DPRD Dukung Pemkab Ajukan Pengelolaan Bandara Perintis Paloh

SAMBAS - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas Misni Safari mendukung upaya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas untuk mengajukan izin pengelolaan bandara Liku di Kecamatan Paloh.

"Kita mendukung langkah dari Bupati, dan memang saat ini kita sangat butuh bandara di Sambas (Liku) Karena Sambas sangat jauh dari Bandara Supadio," ujarnya, Kamis (16/5/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini bandara tersebut layak untuk di operasikan. Karena juga tergolong baru di bangun.

"Bandara Liku saya kira masih layak, karena baru kurang lebih dua atau tiga tahun baru selesai dibangun dan belum dioperasikan," ungkapnya.

Ia katakan, nantinya jika Bandara bisa di operasikan, maka dampaknya akan sangat efektif. Terutama untuk alternatif ke akses menuju beberapa daerah di Provinsi, ataupun keluar negeri.

Baca: Cita Rasa Menarik Dari Oto Bento Pontianak, Sajikan Berbagai Varian Menu Baru

Baca: Kronologi Rumah Warga Pontianak Hangus Tersambar Petir

Baca: Satu Rumah Hangus Disambar Petir, Pemilik Rumah Hanya Miliki Baju Dibadan

"Sangat efektif nantinya sebagai alternatif akses ke kota Propinsi dan ke luar negeri, seperti Kuching dsn sekitarnya," katanya.

"Karena Kabupaten Sambas berada di daerah perbatasan sehingga bandara Liku menjadi sangat strategis untuk segera di operasikan, terutama untuk kepentingan strategis Nasional. Selain untuk komersial juga pertahanan. Jadi sudah saatnya segera dioperasikan," jelasnya.

Namun demikian, Politisi muda Kabupaten Sambas itu mengungkapkan perlu adanya penambahan infrastruktur penunjang di lokasi.

Seperti tambahan Runway terbang, dan infrastruktur pendukung lainnya seperti jalan dan jembatan.

"Sangat Perlu (penambahan infrastruktur), seperti penambahan panjang runway terbang, sarana prasarana dan Jalan, Jembatan menuju lokasi Bandara. Yang saat ini masih sangat memprihatinkan," bebernya.

"Untuk itu, kita mohon kepada pemerintah Propinsi dan Pusat untuk bersinergi mendorong percepatan pembangunan di daerah perbatasan tersebut," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved