TERUNGKAP Fakta Baru Setelah IPDA Tatang Terima Penghargaan atas Aksi Heroiknya! Ada Kepanikan
Selain memberikan penghargaan, Kapolresta bejanji segera memperbaiki kendaraan dinas yang digunakan Ipda Tatang.
TERUNGKAP Fakta Baru Setelah IPDA Tatang Terima Penghargaan atas Aksi Heroiknya! Ada Kepanikan
PONTIANAK - Masih ingat aksi heroik seorang polisi yang mengorbanan sepeda motor dinasnya untuk ganjalan ban tronton yang mengalami rem blong saat melintas di Jembatan Kapuas II?
Dia adalah sosok Inspektur Polisi Dua (Ipda) Tatang Rosadi.
Berkat kesigapannya, Ipda Tatang mencegah terjadinya korban jiwa dalam peristiwa itu.
Siapa sangka, aksi heroik Ipda Tatang Rosadi ini viral di dunia maya.
Baca: Aksi Heroik Ipda Tatang Menginspirasi, Kapolresta Pontianak Berharap Muncul Tatang Lainnya
Sempat ramai beberapa hari lalu ketika Ipda Tatang, polantas dari Polsek Sungai Raya merelakan motor dinas Suzuki Thunder 125 jadi ganjalan truk.
Aksi ini pula yang mengantarkannya Ipda Tatang menerima penghargaan dari atasannya Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir.
Penghargaan diserahkan langsung Kapolresta di Polresta Pontianak Kota, Senin (6/5/2019) pagi.
Seusai menerima penghargaan, Ipda Tatang pun mengungkap fakta-fakta peristiwa yang terjadi.
"Saya memang rutin melakukan itu. Saya, waktu itu di tol Kapuas 1 dan jembatan Landak kalau ada mobil mogok, saya pasti menghadang motor supaya kendaraan lain tidak naik," ujar Ipda Tatang usai menerima penghargaan.
"Tapi situasi yang lainnya itu lama, kalau yang ini cepat sekali. Waktunya tidak sampai satu menit, bahkan kurang dari satu menit," sambungnya.
Dari pengalaman sebelumnya, jelas Tatang, upayanya memblokade arus lalu lintas menggunakan sepeda motor saat ada kendaraan mogok di atas jembatan selalu berhasil.
Blokade menggunakan sepeda motor itu dilakukan agar pengendara di belakang mobil yang mogok tak terus meju sehingga membahayakan si pengendara jika mobil mogok tiba-tiba mundur.
Upaya sama juga dilakukannya saat mobil tronton mogok di atas jembatan.
Ipda Tatang langsung memblokade jalur menggunakan sepeda motornya tepat di belakang tronton.