Sutarmidji Akan Berikan Sanksi Tegas Jika Ada Lahan Perusahaan Perkebunan Terbakar
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji akan menindak menindak tegas jika teridentifikasi kebakaran hutan dan lahan di areal lokasi
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Madrosid
Midji Akan Berikan Sanksi Tegas Jika Ada Lahan Perusahaan Perkebunan Terbakar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji akan menindak menindak tegas jika teridentifikasi kebakaran hutan dan lahan di areal lokasi perkebunan kelapa sawit di Kalbar.
Langkah tegas yang akan dilakukan adalah berupa pembekuan ijin operasional.
"Kita lihat dulu areal yang terbakar. Jika itu merupakan lahan sawit kita akan berlakukan sanksi larang tanam," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/3/2019)
Midji menegaskan akan memberikan sanksi berat jika terdapat perusahan perkebunan sawit yang dengan sengaja membakar hutan dan lahan untuk perluasan areal tanam.
Baca: Terbukti Tangkap Ikan Dengan Cara Tuba, Seorang Warga Diamankan Polsek Belitang Hilir
Baca: Tim Wasev Mabes TNI AD Kunjunggi Lokasi TMMD ke 104 Kodim 1201 Mempawah, Ini Yang Dilakukan
Baca: OPPO Berikan Cashback Perangkat A7, Incar Pasar Pemain Game Online
Baca: VIDEO: Proses Pemindahan Surat Suara dari Kontainer ke GPU Sanggau
Ia juga memberikan komentar terkait peningkatan jumlah titik api di Kalbar dan adanya lahan yang terbakar di Kota Singkawang seluas 35 Hektar. Menurutnya melalui pemerintah kota singkawang juga sudah menanggulangi kebakaran hutan dan lahan tersebut.
"Untuk di Kubu Raya sudah berhasil dipadamkan karena sudah ada mobil tangki yang sudah kesana. Begitu juga dengan di Singkawang juga sudah ditangani," ujarnya.
Lebih lanjut, Midji menuturkan bahwa sejuah ini titik api yang terpantau hari ini masih bisa di atasi dan belum berpengaruh terhadap visibility di run way bandara.
"Jarak pandangnya saat ini masih diatas 10 km. Nah kalau sudah jarak pandang dibawah 2 km mungkin harus di lakukan penanganan khusus," ujarnya.
Kendati demikian, tentu seluruh stake holder dan seluruh elemen masyarakat di Kalbar agar bersama-bersama mencegah terjadinya karhutla yang menjadi penyebab musibah asap.