Dandim 1201 Mempawah Progres Pekerjaan Kepada Tim Wasev Saat Datang ke Lokasi TMMD
Dandim 1201 Mempawah Letkol Arm Anom Wirasunu selaku Dansatgas TMMD ke 104 Kodim 1201/Mph ke 104 tahun 2019
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Madrosid
Dandim 1201 Mempawah Progres Pekerjaan Kepada Tim Wasev Saat Datang ke Lokasi TMMD
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Dandim 1201 Mempawah Letkol Arm Anom Wirasunu selaku Dansatgas TMMD ke 104 Kodim 1201/Mph ke 104 tahun 2019, memaparkan terkait progres pekerjaan yang dilakukan dihadapan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI AD pada Kamis (21/3/2019).
Untuk diketahui, Tim Wasev yang hadir di lokasi TMMD ke 104 Kodim 1201/Mph dan berlokasi di Desa Sekais, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, terdiri dari Kolonel Inf Bambang Sulistyantoro dan Letkol Inf Marwan, didampinggi Kasiter Korem 121/Abw Kolonel Inf Nyamin.
Baca: 1.500 Pelanggan Listrik PLN Kapuas Hulu Nunggak Bayar Tagihan
Baca: Sutarmidji Akan Berikan Sanksi Tegas Jika Ada Lahan Perusahaan Perkebunan Terbakar
Baca: Terbukti Tangkap Ikan Dengan Cara Tuba, Seorang Warga Diamankan Polsek Belitang Hilir
Dalam kesempatan tersebut Dansatgas menyanpaikan bahwa Satgas yang bertugas berjumlah 150 personil, terdiri dari anggota Kodim 1201/Mph, Yon Armed 16/Komposit Ngabang, Yon Zipur 6/SD, TNI AL, TNI AU, Polres Landak, Pemda Landak, Hubdam XII/Tpr, dan Denkesyah 86-04-04 STG.
"Kegiatan ini sudah berjalan tiga pekan, dan tanggal 27 Maret nanti adalah penutupan. Kegiatan fisik dan non fisik sudah kita laksanakan dan berjalan dengan baik tinggal finishing," ujar Dandim 1201/Mph Letkol Arm Anom Wirasunu.
Dijelaskan Dandim, untuk kendala yang dialami di lokasi TMMD diantaranya jaringan komunikasi tidak lancar sehingga mengirim laporan harus ke area yang ada jaringan.
Kemudian akses jalan sulit dilalui sehingga dorlog material terlambat, serta dinding runtuh saat turun hujan. Meski menghadapi beberapa kendala pada pelaksanaannya, namun Satgas TMMD tetap berusaha mencari solusi agar dapat terlaksana dengan baik.
"Upaya yang kita lakukan atas kendala-kendala itu, mencari tempat yang ada jaringan, melaksanakan gotong royong untuk angkut material, dan mengupayakan perbaikan slup saat cuaca cerah," ungkap Dandim.
Dirinya berharap, dengan waktu yang tidak lama lagi akan selesai ini tentunya dukungan dari pihak yang terlibat sangat diperlukan. "Harapan kita sampai waktu yang ditentukan habis, pekerjaan dapat selesai dengan baik. Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya," tutup Dandim.