Bengkel Seni Fisipol Hidupkan Kembali Seni di Pontianak Melalui Galeri Seni
Acara yang bertajuk Let's Make Art Life, yang bermakna mari menghidupkan seni diadakan dengan tujuan agar seni di Kota Pontianak tetap hidup
Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Tri Pandito Wibowo
Bengkel Seni Fisipol Hidupkan Kembali Seni di Pontianak Melalui Galeri Seni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bengkel Seni Fisipol (BSF) kembali menggelar event tahunan yakni Galeri Seni ke-XII di halaman Fakultas Fisipol Universitas Tanjungpura, Sabtu (9/3/2019).
Acara yang bertajuk Let's Make Art Life, yang bermakna mari menghidupkan seni diadakan dengan tujuan agar seni di Kota Pontianak tetap hidup.
Ketua Panitia Galeri Seni XII, Ghio Danyndra mengatakan diadakannya acara ini karena seni di Pontianak dinilai sudah mulai meredup.
Menurutnya, minat masyarakat yang minim dibidang seni karena sebagian besar masyarakat Pontianak saat ini yang hanya mengetahui seni dari sisi musik dan festival.
"Seni bukan hanya bicara soal musik atau festival semata. Masih ada bentuk seni lain yang sebenarnya bernilai tinggi, namun dipandang sebelah mata, contoh saja penampilan parodi, teater, dan kontemporer," ungkapnya.
Baca: Hasil Akhir Barito Putera Vs Persita Tangerang Skor 3-1 & Cuplikan Gol di Piala Presiden 2019
Baca: Kalbar 24 Jam - Edi Kamtono Marah, Kios PKL Pasar Sudirman Dibongkar, Hingga Masalah Karet dan Sawit
Baca: Live Stream LIDA Indosiar 2019 Grup 7 Top 36 Nanti Malam! Saksikan Aksi Panggung Duta Pilihanmu
Ghio mengatakan berkembangnya teknologi dan media sosial yang semakin maju menjadi salah satu faktor seni semakin ditinggalkan oleh kebanyakan masyarakat, khususnya generasi milenial.
"Sekarang orang lebih milih sibuk dengan gadget dibandingkan yang lainnya, ini jadi salah satu alasan orang yang sebelumnya menyukai seni, sekarang malah sering main game di gadgetnya," tuturnya.
Jadi kata dia, kita bakal menghidupkan seni dari apa yang kita tampilkan di Galeri Seni ke-XII ini.
Senada, Ketua UKM Bengkel Seni Fisipol, Andika Juni Karsa mengatakan Galeri Seni selalu menjadi pamungkas BSF untuk memberi wadah kepada penggiat seni di sekitar Pontianak disetiap tahunnya.
"Melalui kegiatan ini peserta yang hadir dapat merasakan sensasi nilai seni yang sebenar-benarnya," ujarnya.
Selain itu kata Andika, galeri seni juga dapat dijadikan sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan minat masyarakat yang mencintai seni sehingga dapat berkembang lebih baik.
"Galeri seni ini memang pasti selalu ada disetiap tahunnya. Tujuannya pun selalu sama, yaitu untuk mengekspose serta meningkatkan rasa cinta budaya dan seni, memberikan pemahaman tentang kebudayaan, dan yang terpenting untuk mempererat hubungan antar penggiat seni," paparnya.
Andika berharap melalui galeri seni dapat menjadikan BSF sebagai pusat masyarakat Pontianak untuk mengekspresikan minat dan bakat dibidang seni.
Selain itu, yang paling penting adalah membuka mata masyarakat tentang eksistensi seni dan dampaknya kepada masyarakat.
"Paling utama, lewat galeri seni ini kita ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa seni memiliki eksistensi yang cukup tinggi dan berdampak besar bagi kehidupar bermasyarakat," tutupnya.