Tuntut Janji Gubernur Sutarmidji, Warga Simba Raya Portal Jalan Poros Sintang- Ketungau

Jadi sebenarnya untuk perbaikan jalan ini sebenarnya merupakan wewenang pemerintah provinsi.

Tuntut Janji Gubernur Sutarmidji, Warga Simba Raya Portal Jalan Poros Sintang- Ketungau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Warga Desa Simba Raya melakukan aksi Pemagaran Jalan Poros Sintang- Ketungau untuk menuntut janji Gubernur Kalbar Sutarmidji yang beberapa waktu lalu berkunjung meninjau jalan tersebut, bertempat di Desa Simba Raya, Kecamatan Binjai Hulu, Selasa (12/2/2019) pukul 08.30 WIB 

Tuntut Janji Gubernur Sutarmidji, Warga Simba Raya Portal Jalan Poros Sintang- Ketungau 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Warga Desa Simba Raya melakukan aksi Pemagaran Jalan Poros Sintang- Ketungau untuk menuntut janji Gubernur Kalbar Sutarmidji yang beberapa waktu lalu berkunjung meninjau jalan tersebut, bertempat di Desa Simba Raya, Kecamatan Binjai Hulu, Selasa (12/2/2019) pukul 08.30 WIB. 

Akibat aksi yang dilakukan massa dari Desa Simba Raya ini, kendaraan roda empat dan roda 6lenam tidak di perbolehkan untuk lewat sementara untuk kendaraan bermotor roda dua dan mobil ambulans diperbolehkan untuk lewat.

Menurut keterangan Kapolsek Binjai Hulu Ipda Dedi Supriadi bahwa warga menuntut janji Gubernur Kalbar yang akan segera memperbaiki jalan tersebut saat kunjungan ke Desa Simba Raya pada 25 Januari 2019 lalu. 

"Berdasarkan keterangan warga, aksi ini sebagai tuntutan atas janji tersebut karena sampai saat ini belum ada juga perbaikan jalan yang sudah dijanjikan. Mereka menegaskan pagar bisa dibuka apabila ada respon ataupun kesedian dari pemerintah atau dinas terkait untuk menemui warga dan bersedia memperbaiki jalan tersebut," ujarnya. 

Merespon cepat atas aksi warga Desa Simba Raya tersebut, Kadis PU Sintang Murjani, Kepala UPJJ Sintang H Irwan, Kapolsek Binjai Hulu, perwakilan Danramil, Anggota DPRD Sintang Julian Syahri, beserta tokoh masyarakat langsung datang ke lokasi.

Baca: VIDEO: Motor Honda PCX jadi Doorprize Tiket Masuk Rumah Adat Tionghoa

Baca: Disnakertrans Kalbar Harap Perusahaan Komitmen Perhatikan Norma K3 Bagi Pekerja

Saat sampai di lokasi, mediasi yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang Murjani dengan Kepala Desa Simba Raya serta perwakilan warga Desa Simba Raya yang melakukan aksi pemagaran. 

Perwakilan warga Desa Simba Raya yang melakukan aksi pemagaran, Sariono meminta dalam waktu dekat agar segera  memperbaiki jalan tersebut  dan apabila tidak ada respon maka jalan poros akan ditutup total.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Sintang murjani mengatakan bahwa tersebut tidak bisa dikerjakan secara total oleh pihak Pemerintah Kabupaten Sintang dikarenakan jalan tersebut status jalam provinsi. 

"Jadi sebenarnya untuk perbaikan jalan ini sebenarnya merupakan wewenang pemerintah provinsi. Namun berdasarkan kesepakatan kita tadi, PU akan segera menangani mulai besok. Untuk itu, portal ini kita buka," ujar Murjani. 

Baca: Latihan Toefl Ramah Kocek Mahasiswa, Ini Solusi Excellence English Studio

Karena Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pekerjaan Umum telah bersedia memenuhi tuntutan warga, sekitar pukul 13.00 WIB portal pagar tersebut dibuka kembali dan kendaraan dapat kembali berlalu-lintas. 

Aksi warga ini pun akhirnya dapat berjalan dengan kesepakatan dan tidak ada aksi yang lebih besar. Personel TNI-Polri di wilayah Kecamatan Binjai Hulu juga melakukan pengamanan ketat terhadap aksi warga untuk mengantisipasi segala kemungkinan. 

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved