Waspadai Uang Palsu Jelang Pemilu 2019, Kapolda: Untuk ‘Serangan Fajar’

sasaran para tersangka juga adalah sejumlah warung kecil yang tidak memiliki alat pendeteksi uang palsu dan sering melakukan aksinya di waktu malam ha

Waspadai Uang Palsu Jelang Pemilu 2019, Kapolda: Untuk ‘Serangan Fajar’
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono dan Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi Santoso tunjukkan barang bukti uang palsu, Senin(11/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN – Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono, mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai terhadap peredaran uang palsu (upal) jelang kampanye pemilu 2019.

“Peredaran dan pencetakan uang palsu salah satu extra ordinary crime atau kejahatan yang menjadi prioritas, dikarenakan peredaran uang palsu dapat mengganggu perekonomian suatu daerah,” kata Irjen Didi Haryono, saat gelaran press conference di Mapolda Kalbar, Senin (11/2/2019).

Didi menuturkan, pihak Kepolisian akan terus berupaya menekan peredaran uang palsu dengan cara menangkap para pelakunya. Berdasarkan keterangan tersangka yang ditangkap jajaran Polsek Anjungan belum lama ini, sudah lebih dari Rp 180 juta uang palsu telah beredar di Kota Pontianak dan Mempawah, dari Rp 200 juta yang diproduksi tersangka. Rencananya, kata Kapolda, uang palsu tersebut akan dijual kepada para caleg untuk money politik atau ‘serangan fajar’.

Selain itu, menurut Didi, sasaran para tersangka juga adalah sejumlah warung kecil yang tidak memiliki alat pendeteksi uang palsu dan sering melakukan aksinya di waktu malam hari.

“Masyarakat harus jeli menerapkan 3D (dilihat, diraba, dan diterawang) agar tidak menjadi korban penipuan sindikat penipuan uang palsu,” terangnya.

Dia berharap, masyarakat yang memiliki warung kecil dan bertransaksi di malam hari untuk waspada serta memeriksa uang yang diterima dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang.

Didi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan pihaknya akan terus memburu para pelaku yang mengedarkan uang palsu selama kampanye pada Pilpres 2019.

Baca: Tarif Kargo Udara Naik 300 Persen, Asperindo Kalbar Rencakan Stop Pengiriman Logistik

Baca: Kapolda Kalbar Silaturahmi Bersama Forkompimda dan Tokoh Masyarakat Sambas

Sebelumnya, Jumat (8/2), Tim Jatanras Polsek Anjungan, Kabupaten Mempawah, berhasil mengungkap sindikat pengedar uang palsu yang berusaha mengedarkan di Pasar Anjungan. Sindikat pengedar uang palsu tersebut ditangkap jajaran Polsek Anjungan setelah menerima laporan masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved