Komunitas Sepeda Onte Kalbar Ulang Tahun ke-11, Ini Pesan Kapolresta

Ia berharap semoga dengan adanya komunitas seperti ini, mereka bisa menjadi pelopor dalam keselamatan berlalulintas.

Komunitas Sepeda Onte Kalbar Ulang Tahun ke-11, Ini Pesan Kapolresta
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya' M Nurul Anshory
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir saat memberikan pesan kepada Komuitas Sepok di Car Free Day Jl Ahmad Yani, Minggu (13/1/19) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ya' M Nurul Anshory

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir saat sedang mengayuh sepedanya di Car Free Day, melihat sekelompok orang berkostum unik tempo dulu di halte Masjid Mujahidin, Jl Ahmad Yani, Minggu (13/1/19) pagi.

Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir kemudian menyapa kumpulan orang tersebut yang ternyata adalah komunitas Sepeda Onte Kalbar (Sepok).

Baca: IAIN Pontianak Adakan Pemilihan Presma dan Wapresma Dewan Mahasiswa

Baca: Cuplikan Gol dan Hasil Piala Asia 2019 - Oman Vs Jepang (0-1), Qatar Vs Korea Utara (6-0)

Baca: Tahun 2018, Penerimaan Pajak Daerah KKR Capai R 133,5 Miliar

Komunitas Sepok saat itu sedang merayakan Hari Ulang Tahun mereka yang ke 11 merasa senang sekali karena acara mereka dihadiri oleh orang nomor satu di Polresta Pontianak.

Dalam serangkaian kegiatan HUT Sepok ke 11 dibuka dengan sambutan dari ketua Sepok yakni Jayus Agustono.

Jayus Agustono mengatakan bahwa selama 11 tahun berdirinya Sepok, lebih dari 200 orang sudah bergabung, dan mereka semua terdiri dari semua kalangan.

Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir sangat mengapresiasi adanya komunitas-komunitas sepeda seperti Sepok ini.

Ia berharap semoga dengan adanya komunitas seperti ini, mereka bisa menjadi pelopor dalam keselamatan berlalulintas.

"Jadi komunitas Sepeda Onte Kalbar (Sepok), mereka hari ini berulang tahun ke 11, tentunya komunitas seperti ini yang juga merupakan pengguna jalan, saya harap mereka bisa jadi pelopor keselamatan berlalulintas," tutur Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir.

Tentu masih banyak komunitas-komunitas lain, baik sepeda maupun motor kata dia, mereka adalah pengguna jalan, "mereka harus memahami adab dan peraturan demi keselamatan berlalulintas," imbuhnya.

Kapolresta Pontianak itu mengatakan mereka memang berhak menggunakan jalan tapi mereka juga harus menghormati hak pengguna jalan lain.

"Karena selama tahun 2018, angka kecelakaan lalulintas di wilayah hukum polresta pontianak cukup tinggi yakni sebanyak 423.

Dari 423 ini lanjutnya, yang meninggal dunia sebanyak 108, dan itu mengalami peningkatan dari tahun 2017 yaitu sebanyak 5 orang, "sementara yang luka berat 50 dan luka ringan 48 orang," paparnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved