Citizen Reporter

IAIN Pontianak Adakan Pemilihan Presma dan Wapresma Dewan Mahasiswa

DEMA IAIN Pontianak Periode 2018-2019, Burhan mengajak seluruh mahasiswa IAIN Pontianak, untuk menggunakan hak pilih sebaik mungkin.

IAIN Pontianak Adakan Pemilihan Presma dan Wapresma Dewan Mahasiswa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengadakan pemihan Presma dan Wapresma Dewan Mahasiswa (DEMA) IAIN Pontianak. 

Citizen
Lisna Hayati
Mahasiswa IAIN 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengadakan pemilihan Presma dan Wapresma Dewan Mahasiswa (DEMA) IAIN Pontianak.

Pemilihan Presma dan Wapresma dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB, di wilayah kampus IAIN Pontianak, Kamis (10/1/2019) kemarin. 

Baca: IAIN Pontianak Gelar Tasyakuran  Akreditasi dan Parade 500 Tumpeng Daerah

Baca: Alih Status IAIN Jadi UIN, Ady: Sebuah Kebahagiaan

Baca: Anak-anak Panti Termotivasi Jadi TNI, Kapendam Berikan Motivasi

Untuk menentukan presiden dan wakil presiden mahasiswa periode 2019-2020, pemilihan ini dilakukan secara  langsung menggunakan sistem pencoblosan.

Berdasarkan persyaratan mahasiswa yang boleh mengajukan diri sebagai kandidat adalah, mahasiswa yang berstatus aktif atau tidak sedang cuti dan menunjukkan kartu tanda mahasiswa (KTM) atau Slip setoran paling akhir.

Untuk diketahui 2 pasangan kandidat bertarung pada pemilu ini, adapun kandidat yang mencalonkan diri yaitu pasangan Salam dan Astri sebagai kandidat nomor urut 1 dan Khairul dan Badrus sebagai kandidat nomor 2.

Tempat pencoblosan calon presma dan wapresma IAIN PONTIANAK digedung Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan (FTIK), dan Gedung Fakultas Syariah Dan Ekonomi Islam (FSEI), serta Gedung Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah (FUAD).

DEMA IAIN Pontianak Periode 2018-2019, Burhan mengajak seluruh mahasiswa IAIN Pontianak, untuk menggunakan hak pilih sebaik mungkin.

Sebagai masyarakat kampus IAIN Pontianak untuk menyongsong masa depan IAIN  menjadi lebih baik.

"Pilihlah secara jurdil (jujur dan adil-red) karena kejujuran itu sangat berharga, baik nomor urut satu atau pun nomor urut dua yang terpili. Kita harus menerima dengan lapang dada, jangan sampai menimbulkan perselisihan diantara kita sebagai mahasiswa IAIN Pontianak, karena pilihan yang terbaik itu ada ditangan kita bukan pada orang lain," tegas Burhan. 

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved