Terungkap! Mayat di Dermaga Senghie Ternyata Mahasiswa Untan Asal Sumut, Rekan Korban Ungkap Hal Ini
Salah satu sahabat karib korban, Natalis Ranting (22) mengatakan korban dikenal sosok yang berprestasi dan rajin kuliah.
Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ya' M Nurul Anhsory
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Keluarga dan teman-teman korban tenggelam di Sungai Kapuas pelabuhan Senghie, menyambangi jenazah di Pemulasaraan RSUD Sudarso, Senin (3/12/2018).
Dijumpai Tribunpontianak.co.id pihak keluarga mengatakan, berencana membawa pulang jenazah korban Selasa (4/12/2018) besok.
Keluarga korban menolak untuk memberikan keterangan lebih lanjut.
Baca: Sidik Jari Ungkap Identitas Jenazah Mengapung di Sungai Kapuas
Baca: Penemuan Mayat Mengapung di Tengah Sungai Kapuas, Inilah Foto-foto Proses Evakuasi!

Salah satu sahabat karib korban, Natalis Ranting (22) mengatakan korban dikenal sosok yang berprestasi dan rajin kuliah.
Natalis merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Semester V, yang juga teman sekelas korban.
"Dia tu orangnya bersemangat dalam kuliah, tidak pernah bolos dan rajin mengerjakan tugas, sebelum dia jatuh, dia sempat sakit demam berdarah dan tidak bisa mengikuti ujian praktikum semester" ujar Natalis.
Natalis menduga, jatuhnya korban ke sungai kapuas diduga ia mengalami depresi akibat tidak dapat mengerjakan tugas dan mengikuti ujian praktikum semester selama sakit.
"Dia ini kuliah dari beasiswa bidik misi, jadi sepertinya ada rasa bersalah ketika dia sakit dan tidak bisa ikut ujian dan mengerjakan tugas, sehingga dia khawatir anjloknya nilai " imbuh Natalis.
Natalis mengatakan kalau jenazah Hefron akan dibawa besok dengan menggunakan cargo sebelum pukul 10.00 WIB.
Dari pantauan Tribunpontianak.co.id banyak teman-teman Hefron yang berada di dekat peti mati yang sudah disiapkan sambil menunggu keterangan lebih lanjut.
Sebelumnya melalui identifikasi sidik jari oleh Inafis Satreskrim Polresta Pontianak ditemukan 23 titik pada sidik jari yang identik dengan pria berinisial Hg.
"Hg ini merupakan pelajar yang tinggal ditempat pamannya, dan merupakan warga Sumatera Utara", ujar KasatReskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli pada Minggu (2/12/2018) malam di Polresta Pontianak.
Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak: