Ramah Tamah Danrem 121/ABW dengan Forkopimda dan SKPD Kabupaten Ketapang
Martin juga memberikan sedikit gambaran umum tentang Kabupaten Ketapang, dan memaparkan kondisi yang saat ini terjadi di Ketapang.
Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Hadir di Ketapang dalam kunjungan kerjanya sejak pertama kali di lantik pada Oktober lalu, Danrem 121/Abw Kolonel Infanteri Bambang Trisnohadi, hadir pada Malam Ramah Tamah yang digelar oleh Pemda Ketapang dan Forkopimda di Pendopo Bupati, Jln. Agus Salim, Ketapang. Sabtu malam (17/11/2018).
Turut hadir Bupati Ketapang Martin Rantan, SH. M. sos, Wabup Suprapto, Dandim 1203/Ketapang, Letkol Kav. Jami'an, Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat. S.I.K, Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang, Darmabella, serta Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Adat di Kabupaten Ketapang.
Baca: Muhammad Anwar Nasir Gantikan Wawan Kristyanto Sebagai Kapolresta Pontianak, Ini Foto Penyambutan!
Baca: Maman : Kemenangan Pilkada Jadi Momentum Kemenangan Golkar di Kalbar
Pada sambutannya Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH. M. Sos mengucapkan selamat datang kepada Komandan Korem 121/Abw Bambang Trisnohadi bersama Ibu di Kabupaten Ketapang.
Martin juga memberikan sedikit gambaran umum tentang Kabupaten Ketapang, dan memaparkan kondisi yang saat ini terjadi di Ketapang.
"Semoga Bapak Danrem dapat sukses dengan jabatan baru ini dan terus memperhatikan Kabupaten Ketapang walaupun nanti kedepannya sudah tidak di jabatan ini," ucap Martin pada sambutannya.
Bambang dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh elemen Masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan yang telah terjalin dengan baik selama ini, khususnya di Kabupaten Ketapang ini.
Lanjutnya pria lulusan terbaik Akmil tahun 1993 ini meminta kepada Masyarakat agar tidak mudah terprovokasi terhadap isu Sara, Hoax, dan ujaran kebencian yang saat ini telah menyebar luas. Bambang yakin masyarakat Kabupaten Ketapang saat ini sudah pintar untuk menilai dan memilah berita yang baik, agar kedepannya Masyarakat dapat hidup damai dan tenteram dalam keberagaman.
"Baju kita boleh beda warna, tapi kita sepakat didalam dada kita cuma ada warna merah putih," tegas Bambang.