BPBD Mempawah Tetapkan Status Siaga Bantingsor
Sementara itu, untuk kondisi Banjir di wilayah Kabupaten Mempawah yang sempat merendam wilayah Kabupaten Mempawah
Penulis: Ferryanto | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- BPBD Mempawah melalui Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Didik Sudarmanto mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini telah menetapkan status siaga Bantingsor (Banjir, Angin Puting Beliung, dan Tanah Longsor). Rabu (25/10/2018).
Didik mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuat posko siaga Bantingsor dalam rapat yang disepakati di kantor BPBD Mempawah beberapa waktu lalu.
Baca: KPAID Mempawah Siap Dampingi Korban dan Desak Hakim Hukum Pelaku Seberat-beratnya
Baca: 6 Fakta Mengejutkan Ayah Kandung Perkosa Anaknya di Mempawah, Korban Alami Luka di Organ Intimnya
Ia memaparkan bahwa selain bencana Banjir, Kabupaten Mempawah pun juga memiliki resiko akan bencana alam lainnya yakni Tanah Longsor, dan angin Puting Beliung, oleh sebab itu status Siaga Bantingsor ini di tetapkan.
"Kalau untuk longsor daerah perbukitan itu ada di wilayah kecamatan Sungai Pinyuh, Toho , dan Sadaniang dan sungai kunyit tapi kalau angin puting beliung, hampir semua kecamatan berpotensi,"ungkap Didik saat di hubungi oleh Tribun. Kamis (25/10/2018).
Sementara itu, untuk kondisi Banjir di wilayah Kabupaten Mempawah yang sempat merendam wilayah Kabupaten Mempawah beberapa waktu lalu, untuk saat ini telah ketinggian nya sudah berangsur surut.
Namun, pihaknya terus tetap mengoptimalkan pengawasan terhadap ketinggian air yang ada.
"Kami pun tetap memonitor perkembangan banjir dan berkoordinsi dengan dinas sosial untuk memberikan bantuan, dan juga dengan SKPD lain dalam penangan selanjutnya,"ujar Didik.
"untuk sementara dusun tekam desa sejegi kec. Mempawah Timur, dan dusun sepuk merah desa pasir, kondisinya kalau sore masih ada genangan, tapi pagi surut, karena dipengaruhi pasang surut air laut, untuk dusun telayar Desa Sejegi kecamatan mempawah timur, udah aman (surut),"imbuhnya.