Antisipasi Datangnya Musim Hujan, Pemkot Pontianak Lakukan Pembersihan Parit

Jelang musim hujan tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pontianak, mengaku telah siap menghadapi kondisi cuaca

Antisipasi Datangnya Musim Hujan, Pemkot Pontianak Lakukan Pembersihan Parit
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pontianak bersama Balai Wilayah Sungai Kalbar melakukan bersih parit di kawasan Jalan Perdana pada Jumat (12/10/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jelang musim hujan tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pontianak, mengaku telah siap menghadapi kondisi cuaca yang dapat berpotensi banjir ini.

Hal itu tidak terlepas karena telah dilakukan berbagai upaya terkait, diantaranya mempersiapkan armada dan melakukan normalisasi parit.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pontianak, Ismail mengatakan bahwa Pontianak selalu siap menghadapi musim penghujan yang datang setiap tahunnya.

"Kalau persiapan kita, kita selalu siap. Jadi armada kita baik, untuk pompa hari ini sudah kita hidupkan di daerah Ramayana," katanya kepada Tribun pada Sabtu (13/10/2018).

Baca: Tak Kunjungan Ditemukan, Akhrinya Pencarian Hamidah Dihentikan Pada Hari Ke 7

Tidak hanya mempersiapkan armada berupa pompa air, sebelum juga telah dilakukan upaya pencegahan banjir dengan melakukan normalisasi parit yang bekerjasama dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan Barat.

"Biarpun tidak musim penghujan kita selalu siap ya. Kitakan ada dana untuk normalisasi, pembersihan parit itu selalu dibersihkan setiap hari dari masing-masing lokasi," tugasnya.

Namun memang beberapa hari belakangan, curah hujan di Kota Pontianak cukup deras dengan intensitas yang tinggi pula, sehingga menyebabkan terjadi banjir dan genangan air di beberapa wilayah, seperti di Sungai Raya Dalam dan Jalan Ahmad Yani.

Selain itu juga, bersamaan dengan curah hujan yang tinggi juga terjadi pasang air sungai Kapuas yang juga tinggi, sehingga menambah potensi terjadi banjir dan genangan air.

"Tapi masalahnya Pontianak ini kondisi kontur tanahnya itu antara nol sampai setengah meter di bawah permukaan air pasang laut tertinggi. Jadi jika saat hujan turun, ada beberapa daerah yang bahkan tanpa hujan pun memang sudah terendam karena air pasang tertinggi," ungkapnya.

Penulis: Bella
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help