Tak Kunjungan Ditemukan, Akhrinya Pencarian Hamidah Dihentikan Pada Hari Ke 7

Setelah melakukan pencarian selama tujuh hari, Tim SAR gabungan terpaksa hentikan lakukan pencarian terhadap Hamidah istri Tono

Tak Kunjungan Ditemukan, Akhrinya Pencarian Hamidah Dihentikan Pada Hari Ke 7
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tim SAR Gabungan saat menyisir sungai Kapuas melakukan pencarian korban Hamidah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Setelah melakukan pencarian selama tujuh hari, Tim SAR gabungan terpaksa hentikan lakukan pencarian terhadap Hamidah istri Tono yang hilang bersama Tono.

Seperti di ketahui sebelumnya, Almarhum Tono bersama Istrinya Hamidah pergi memancing ke sungai Kapuas kawasan Wajok kec Siantan Kab Mempawah pada beberapa waktu lalu.

‎Namun hingga hari ke tujuh pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Basarnas Pontianak, Anggota Ditpolair Polda Kalbar, BPBD kota Pontianak dan anggota Siantan serta sejumlah masyarakat dan keluarga korban belum berhasil menemukan Hamidah.

Baca: Peduli Kebersihan Lingkungan Sekolah Itu Penting Bagi Siswa Loh

Menurut Kepala Kantor SAR Pontianak Hery Marantika menuturkan Tim SAR gabungan dari SAR Pontianak, Kepolisian dan BPBD kota Pontianak telah berupaya melakukan pencarian.

"Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan untuk menemukan korban Hamidah mencapai 7 nautical mill atau sejauh 12 km,"kata Hery pada Sabtu (13/10) dalam siaran persnya.

Ia juga menuturkan ‎Sejak hari pertama pencarian tim SAR gabungan telah melakukan upaya optimal untuk menemukan Tono dan Hamidah, Tono sendiri berhasil ditemukan di hari kedua sedangkan Hamidah yang merupakan Istri dari korban pertama sampai saat ini belum berhasil ditemukan.

Baca: Belum Ditemukan, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Wajok

Lebih lanjut, Hery mengatakan pihaknya melakukan evaluasi pencarian tersebut mengingat telah memasuki hari ke tujuh, dan telah di lakukan evaluasi bersama unsur yang terlibat dalam pencarian bersama keluarga korban,

"Bahwa selama tujuh hari pencarian ini tidak terdapat tanda keberadaan ibu Hamidah, kami akan hentikan operasi SAR hal ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang merupakan waktu optimal dalam proses operasi SAR. Akan tetapi pencarian dapat dilakukan(buka) kembali jika ada tanda yang menunjukan keberadaan ibu Hamidah ini," kata Kepala Kantor SAR Pontianak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor SAR Pontianak mengucapkan rasa bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Tono dan Hamidah‎.

Selain itu juga ‎mengucapkan terimakasih kepada setiap unsur yang terlibat seperti Masyarakat, Kepolisian dari Ditpolair Polda Kalbar, Polsek Siantan dan Anggota BPBD yang tergabung tim SAR yang turut serta dalam pencarian selama 7 hari .

Sebelumnya diketahui Tono(L/50) dan Hamidah (P/50) merupakan pasangan suami istri ini pergi memancing menggunakan sampan disekitar sungai Kapuas sejak sabtu (06/10) hingga minggu (07/10) sepasang suami istri ini belum juga pulang, warga sekitar mendapatkan sampan milik korban kosong disekitar Wajok, Kec. Siantan, Kab. Mempawah

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help