Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak Kendaraan, Samsat Ketapang Gelar Razia Gabungan

Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Ketapang, menggelar razia gabungan bersama kepolisian dan Polisi Milter

Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak Kendaraan, Samsat Ketapang Gelar Razia Gabungan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/IMAM NUR SATRIA
Razia gabungan oleh Samsat Ketapang bersama kepolisian dan Polisi Milter (PM) untuk peningkatan kesadaran wajib pajak khususnya pemilik kendaraan bermotor di bundaran tugu ale-ale Ketapang, Senin (08/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Ketapang, menggelar razia gabungan bersama kepolisian dan Polisi Milter (PM) untuk peningkatan kesadaran wajib pajak khususnya pemilik kendaraan bermotor di bundaran tugu ale-ale Ketapang, Senin (08/10/2018).

"Kami sebelumnya juga mendapat perintah dari Kantor Samsat Provinsi untuk mengintruksikan kepada seluruh jajaran kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu atap (Samsat) pada 21 UPTB untuk melaksanakan razia gabungan di wilayah kerja masing-masing," sebut Kepala Seksi Penagihan Samsat Ketapang, Fuad.

Fuad menambahkan, razia gabungan tersebut bertujuan untuk membangun kesadaran pengguna kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Ketapang agar patuh membayar pajak, khususnya pajak kendaraan mereka.

Baca: Sat Narkoba Polres Ketapang Tangkap Pria dan Wanita Miliki Serbuk Putih Diduga Sabu

Lanjutnya para pengguna kendaraan bermotor harus sadar dengan kewajiban membayar pajak guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Ketapang, yang digunakan untuk aktifitas pembangunan daerah saat ini.

Dalam razia gabungan tersebut pihaknya juga menyiapkan mobil pembayaran pajak Samsat keliling yang sudah di siagakan di lokasi razia, sehingga bagi pengendara yang kedapatan jatuh tempo pajaknya bisa langsung membayar di lokasi razia.

"Kegiatan ini akan di digelar hingga tiga hari kedepan, kita berharap masyarakat Ketapang sadar untuk membayar wajib pajak kendaraan," ujarnya.

Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help