Amru Chanwari: Sebagian Besar Jemaah Haji Kayong Utara Warga Luar

Ia mengkhawatirkan bila hal ini terus dibiarkan nantinya akan merugikan masyarakat asli Kabupaten Kayong Utara.

Amru Chanwari: Sebagian Besar Jemaah Haji Kayong Utara Warga Luar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Anggota Komisi II DPRD Kayong Utara, Amru Chanwari 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Anggota Komisi II DPRD Kayong Utara, Amru Chanwari mengungkapkan, selama ini jemaah haji yang berangkat menggunakan kuota Kayong Utara sebagian besar penduduk daerah lain.

Hal ini disinyalir karena daftar tunggu Kabupaten Kayong Utara jauh lebih pendek dibanding daerah lainnya.

Baca: Dugaan Pemalsuan Surat Kesehatan, KPU Kayong Utara Tetap Berpegang pada Data dan Fakta

Baca: Start Up Fintech Abangdesa Hadir Jangkau Hingga Batas Negeri

"Modusnya ada warga luar yang bikin KTP Kayong Utara pada saat mau daftar haji, nanti pulangnya dia balik lagi ke daerah asalnya, KTPnya berubah lagi," katanya kepada Tribun, Rabu (12/9/2018).

Oleh karena itu, Ia menyebut saat ini pihaknya tengah berupaya mencari solusi untuk mengatasi persoalan ini.

Ia mengkhawatirkan bila hal ini terus dibiarkan nantinya akan merugikan masyarakat asli Kabupaten Kayong Utara.

"Dalam waktu dekat kita akan ke Jakarta untuk menemui Kemenag, akan kita sampaikan persoalan ini, minimal nanti persyaratannya selain KTP warga yang bersangkutan harus sudah berdomisili selama dua atau tiga tahun di Kayong Utara," ujarnya.

Di lain sisi, Ia berharap 74 jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci dapat menjadi panutan bagi masyarakat di sekitarnya.

Ia juga berharap para jemaah haji itu dapat memberikan pemahaman dan pencerahan soal agama Islam bagi umat muslim di daerahnya masing-masing.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help