STMIK Pontianak Gelar Seminar Nasional, 237 Paper Masuk Dari Seluruh Indonesia

Sandy menegaskan pihaknya baru pertama kali menyelenggarakan kegiatan yang besar seperti kegiatan SENSITEK 2018 ini.

STMIK Pontianak Gelar Seminar Nasional, 237 Paper Masuk Dari Seluruh Indonesia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Foto bersama para pemakalah dan keynote speaker serta Ketua STMIK Pontianak saat acara pembukaan acara SENSITEK 2018, Kamis (12/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pontianak menggelar Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SENSITEK) 2018. Kegiatan dilangsungkan di Kampus STMIK Pontianak, Jalan Merdeka, Kamis (12/7/2018).

STMIK merupakan satu diantara sekolah tinggi yang cukup terkenal di Kota Pontianak dan menjadi tujuan masyarakat Kalbar umumnya dan Pontianak khususnya untuk menuntut ilmu.

Baca: Setelah 25 Tahun Berdiri, STMIK Pontianak Gelar Seminar Nasional

Baca: STMIK Pontianak Gelar SENSITEK 2018

Setiap tahunnya cukup banyak peminat dari Sekolah Tinggi yang berbasis manajemen informatika ini. Semakin berkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, maka STMIK mampu hadir ditengah-tengah masyarakat untuk menjawab semua tantangan tersebut.

Sandy menegaskan pihaknya baru pertama kali menyelenggarakan kegiatan yang besar seperti kegiatan SENSITEK 2018 ini.

"Ini merupakan kegiatan pertama setelah 25 tahun STMIK Pontianak berdiri, semoga dengan kegiatan pertama ini kami dapat belajar untuk memberikan yang terbaik dan kedepannya akan lebih baik lagi," ucap Sandy saat membuka acara, Kamis (12/7/2018).

Seminar kali ini mengusung tema Digital Preneurship In the Millenial Generation.

"Perkembang TI sudah masuk dalam segala lini, hal ini dengan masuknya era industri 4.0 maka semua harus bersiap," tambahnya.

Terlaksananya SENSITEK 2018 yang diikuti oleh lebih 200 para pemakalah se Indonesia ia berharap dan menginginkan semua kader muda mulai dari mahasiswa sampai dosen STMIK Pontianak dapat terinspirasi dan berinovasi dengan penelitian-penelitian baru.

Diselenggarakannya kegiatan ini juga bagian dari terus mengupdate dan mengupgrade keilmuan yang ada.

"Pemakalah yang masuk 237 paper dari seluruh Indonesia mulai dari Sabang sampai Papua, dari proses penyeleksian yang termuat hanya 188 paper," ucapnya

Dalam penyeleksian paper sangat ketat karena jurinya dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia dan dilihat dari kesesuaian tema yang diangkat dalam seminar.

"Hasil penelitian ini bisa dilanjutkan terus sampai ke jurnal nasional maupun internasional. Ini adalah kegiatan pertama yang dilakukan oleh STMIK Pontianak dan kita tentunya ingin ada temuan-temuan baru dari hasil penelitian. Ini juga mengetahui perkembangan ilmu teknologi dan temuan terbaru," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help