Kini Wanita Ini Akhirnya Bisa Berhubungan Intim Setelah Bertahun-tahun Berjuang

Ia mendapatkan pencerahan terkait masalah kesehatannya, tepatnya saat didiagnosis terkena vaginismusoleh dokter.

Kini Wanita Ini Akhirnya Bisa Berhubungan Intim Setelah Bertahun-tahun Berjuang
Photo Source: Karen Buono/Caters News

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Wanita berusia 32 tahun bernama Karen Buono mengalami masalah kesehatan bernama vaginismus, kondisi yang membuat organ vitalnya mengerut atau menyempit dan memicu rasa sakit yang luar biasa saat berhubungan intim.

Dilansir dari Metro.co.uk, masalah kesehatan yang dialami Karen membuatnya mengalami rasa sakit yang luar biasa hanya karena memasang tampon pada organ vitalnya, mendapatkan pemeriksaan pap smear, atau saat mulai berhubungan intim dengan pasangannya.

Baca: Mengerikan, Balita Ini Benar-benar Menangis Darah! Analisa Dokter Bikin Syok

Baca: Bom Pasuruan, Kapolda Pastikan Bom Berdaya Ledak Rendah! Pelaku Tak Masuk Jaringan Teroris

Baca: Sering Dianggap Wajar, 4 Tanda Ini Ternyata Gejala Kanker Endometrium

Menurut Karen, setiap kali akan berhubungan intim, organ vital pasangannya seperti harus menembus tembok keras sehingga tidak kunjung mampu melakukannya.

Karen yang sempat frustrasi dan kesakitan memilih untuk tidak berhubungan intim hingga usianya melampaui 30 tahun.

Baca: LIVE Prancis Vs Uruguay di TransTV! Tonton Melalui Live Streaming dengan Cara Ini

Baca: Sempat Tertinggal, Timnas U-19 Indonesia Bekuk Filipina dan Pimpin Klasemen Grup Neraka

Beruntung, saat usianya mencapai 31, ia mendapatkan pencerahan terkait masalah kesehatannya, tepatnya saat didiagnosis terkena vaginismusoleh dokter.

Setelah empat bulan menjalani terapi dan usianya bertambah menjadi 32 tahun, ia pun akhirnya bisa berhubungan intim dengan pasangannya tanpa perlu lagi mengeluhkan rasa sakit.

“Sebelumnya, aku tidak pernah bisa memasukkan apapun ke dalam organ vitalku, termasuk tampon. Meski sudah berusaha untuk kumasukkan, tetap saja tidak bisa masuk dan memicu rasa sakit,” ucapnya.

“Saat usiaku 25 tahun, aku bahkan sempat meminta dokter membiusku, tapi dokter berkata bahwa ia tidak menemukan apapun yang salah pada organ vitalku. Beruntung, saat usiaku 31 tahun, aku bertemu dengan dr. Lynn Deang yang mampu menemukan apa penyebab dari masalah ini dan membantuku mengatasinya,” kata Karen penuh rasa bahagia.

“Meski terlihat konyol, aku langsung menelepon dr. Lynn setelah berhasil berhubungan intim untuk pertama kalinya dalam hidupku. Aku sangat bahagia dan berterima kasih kepadanya,” pungkasnya. (*)

Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved