Mengerikan, Balita Ini Benar-benar Menangis Darah! Analisa Dokter Bikin Syok

Bukannya mengeluarkan air mata, ia justru mengeluarkan darah tatkala sedang menangis sehingga terlihat sangat mengerikan.

Mengerikan, Balita Ini Benar-benar Menangis Darah! Analisa Dokter Bikin Syok
Photo Source: Tribunnews
Ahana Afza 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Balita yang berusia 3 tahun saat 2017 silam dari Hyderabad, India, bernama Ahana Afza menghebohkan dunia medis karena mengalami kondisi yang sangat aneh, yakni menangis darah.

Bukannya mengeluarkan air mata, ia justru mengeluarkan darah tatkala sedang menangis sehingga terlihat sangat mengerikan.

Dilansir dari The News Minute, kondisi yang dialami oleh Ahana dalam dunia medis disebut sebagai hematidrosis.

Baca: Bom Pasuruan, Kapolda Pastikan Bom Berdaya Ledak Rendah! Pelaku Tak Masuk Jaringan Teroris

Baca: Air Kencing Bau Menyengat, Waspada Penyakit Berbahaya Menggerogoti

Menurut orangtuanya, awalnya Ahana mulai mengalami perdarahan dari hidungnya saat usianya sekitar 1,5 tahun.

Setelahnya, darah pun mulai keluar dari mulut, telinga, mata, dan dari organ vitalnya.

Ayah Ahana, Mohammed Afzal adalah seorang pelatih di pusat kebugaran.

Menurut Afzal, putri bungsunya ini mulai curiga dengan kondisi kesehatan buah hatinya saat usianya mencapai 18 bulan.

Baca: Minum Kopi tanpa Gula Ternyata Sangat Baik untuk Tubuh, Cegah Risiko Penuaan

Baca: Orangtua Wajib Tahu! 7 Makanan dan Minuman Ini Berbahaya Jika Diberikan Pada Anak-anak

“Awalnya, perdarahan hanya berlangsung selama beberapa detik atau beberapa menit dan kemudian hilang dengan sendirinya. Terkadang Ahana juga mengeluarkan darah dua atau tiga kali dalam sehari, atau sekitar lima kali dalam seminggu. Aku pun sudah membawanya ke rumah sakit di Mumbai dan Bengaluru untuk mencari tahu apa yang terjadi. Aku bahkan sampai memeriksakannya ke CMC Vellore, tapi tak ada satu pun dokter yang mampu mengungkap apa penyebabnya,” keluh Afzal.

Afzal kemudian bertemu dr. Sirisha yang mampu mendiagnosis masalah kesehatan putrinya, yakni hematidrosis.

Penyakit ini bisa membuat seseorang mengeluarkan keringat berupa darah yang berwarna merah.

Hal ini disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah yang terkait dengan kelenjar keringat sehingga membuat mereka bisa mengalami perdarahan hanya karena kondisi fisik yang ekstrem atau stres emosional.

“Setelah mendapatkan perawatan medis, perdarahan pada tubuh Ahana mulai berkurang. Sayangnya, penyakitnya sepertinya tidak bisa disembuhkan secara permanen,” ucap dr. Sirisha. (*)

Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved