Ini Kata Pengamat Pendidikan Terkait Pelaksanaan UNBK

Pengamat Pendidikan Untan, Dr Aswandi menilai kebijakan pemerintah dalam penerapan UNBK memang sudah seharusnya dilakukan.

Ini Kata Pengamat Pendidikan Terkait Pelaksanaan UNBK
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Siswa-siswi SMK Negeri 5 Pontianak mengikuti UNBK di SMK Negeri 5 Pontianak, Jalan A Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (3/4/2018) pagi. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Pendidikan Untan, Dr Aswandi menilai kebijakan pemerintah dalam penerapan UNBK memang sudah seharusnya dilakukan.

Berikut analisanya:

Barangkali pemerintah punya pertimbangan, bahwa ini mesti dilakukan. Karena berkaitan dengan IT ini, memamg sudah eranya, dan kita punya banyak persoalan termasuk ketertinggalan dalam penerapannya.

Jika kita hendak berubah, beberapa hal memang ada yang harus dipaksakan. Tentu dalam konteks UNBK ini, pemerintah sudah menghitung semua kemungkinan-kemungkinannya dengan persiapan yang matang.

Semestinya di daerah merespon ini dengan positif. Sebab, UNBK ini memang harus didorong, meskipun di dalam penerapannya saat ini mungkin masih banyak catatan dan kekurangannya.

Baca: 771 SMA/SMK Sederajat di Kalbar Laksanakan UNBK

Terkait dengan permasalahan yang dihadapi sekolah-sekolah di daerah dalam penerapan UNBK ini, saya fikir itu hal yang wajar. Memang kita tidak bisa memungkiri adanya disparitas sarana dan infrastruktur antara sekolah di perkotaan dan di daerah.

Tentu saja pelaksanaan UNBK ini akan sangat baik dan ideal jika bisa dilakukan di sekolah masing-masing, termasuk di daerah. Tapi memang ada banyak kendala, seperti ketersediaan sarana komputer, jaringan dan sebagainya yang masih sangat terbatas

Namun kita tidak bisa hanya beralasan, karena keterbatasan-keterbatasan tersebut lantas UNBK tidak dilakukan. Karena apa, kita sudah sangat tertinggal sementara dunia pendidikan sekarang sudah sangat maju.

Halaman
123
Penulis: Ishak
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved