Kuliah, Nilai Bukan Tolak Ukur Satu-satunya Tapi Proses Lebih Utama
Yang utama bukan dilihat dari hasil tetapi dari proses, karena nilai bukan segalanya
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan (mg) Tribun Pontianak, Bella
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Pontianak menyandang IPK Tertinggi 3,41 dari mahasiswanya, dengan Predikat Sangat Memuaskan.
Kepala Prodi, Heri Rustanto mengaku tetap optimis, karena nilai bukan tolak ukur satu-satunya.
"Yang utama bukan dilihat dari hasil tetapi dari proses, karena nilai bukan segalanya," ujarnya.
Pernyataan tersebut beliau sampaikan saat hadir dalam acara Yudisium di IKIP PGRI Pontianak, Jalan Ampera pada Senin siang (26/02/2018).
Baca: 106 Prajurit Kodam XII/Tpr Tingkatkan Kualitas Aparat Intel Pengamanan Bidang Intel Pengamanan
Meski tidak ada satupun Mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) yang lulus dengan predikat memuaskan dan cum laude, beliau tetap merasa punya keunggulan dilain hal, terutama dalam hal etika dan skill.
"Di seluruh Indonesia, banyak prodi yang memiliki lulusan dengan nilai yang tinggi dan cum laude, namun kadang kita jadi lupa memperhartikan soal etika dan skill, " ujarnya.
Karena menurutnya, justru itu yang paling penting, karena dengan etika dan skill yang bagus, para alumni pasti bisa menemukan peluang.
Oleh karena itu, lulusan FPOK IKIP PGRI Pontianak, selain memperoleh ijazah juga akan diberi Surat Keterangan Pendampingan Ijazah (SKPI) tambahan bagi mahasiswa yang mempunyai soft skill.