Ketua DPD Gerindra Kalbar Bantah Tudingan Kubu La Nyalla di Pilgub Jatim

Kalau calonnya baik, unggul dan kompetitif seperti Anis Baswedan, Jokowi, Ahok, Jenderal Sudrajat, Sudirman Said dan lain-lain. Tidak perlu mahar

Ketua DPD Gerindra Kalbar Bantah Tudingan Kubu La Nyalla di Pilgub Jatim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINO
Ketua DPD Gerindra Kalbar Suriansyah 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tudingan kepada Gerindra dan Prabowo Subianto dari kubu La Nyalla Mattalitti soal syarat duit di Pilgub Jatim 2018 terus bergulir.

Pengusaha Tubagus Daniel Hidayat, yang merupakan bendahara La Nyalla saat mencoba mendapatkan rekomendasi Pilgub Jatim 2018, mengatakan oknum elite Gerindra terus-menerus meminta duit.

Ketua DPD Gerindra Kalbar Suriansyah membantah keras tudingan kubu La Nyalla. ia menegaskan syarat duit untuk rekomendasi adalah tidak benar. 

"Kami sudah mendapat klarifikasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Itu tidak benar," ungkap Suriansyah, Jumat (12/1/2018).

(Baca: Ini Penyakit Yang Bisa Ditimbulkan Saat Banjir Melanda Menurut Ketua IDI Kalbar )

Suriansyah menuding isu itu dilontarkan lantaran kekecewaan kubu La Nyalla yang gagal mencalonkan diri di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur Tahun 2018. Sehingga, La Nyalla menganggap penolakan itu karena permintaan setoran yang besar dari Gerindra.

"Di Partai Gerindra, tidak menganut hal kayak gitu. Buktinya, kami memproses calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan bertarung di Pilgub Kalbar 2018 yakni Milton-Boyman. Tidak ada persyaratan mahar segala," tegasnya. 

Kendati demikian, jika seandainya kubu La Nyalla bersikukub bahwa hal itu terjadi, Suriansyah menambahkan bisa saja itu adalah ulah oknum Gerindra saja.  

"Kalaupun itu terjadi hanya ulah oknum saja. Gerindra tidak seperti itu. Kalau calonnya baik, unggul dan kompetitif seperti Anis Baswedan, Jokowi, Ahok, Jenderal Sudrajat, Sudirman Said dan lain-lain. Tidak perlu mahar," tandasnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help