TribunPontianak/

Warga Sekitar Bandara Supadio Khawatir Banjir Susulan

Kondisi ini, menimbulkan ke khawatiran bagi masyarakat sekitar bandara, akan terjadinya banjir susulan.

Warga Sekitar Bandara Supadio Khawatir Banjir Susulan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
Aksi prajurit Lanud Supadio membantu pihak Bandara Internasional Supadio melaksanakan pembenahan landasan dari dari genangan air menggunakan tanggul dari pasir dalm karung, Senin (13/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Hujan deras kembali terjadi di areal Bandara Imternasional Supadio Pontianak, Selasa (14/11/2017) pukul 17.40 WIB.

Kondisi ini, menimbulkan ke khawatiran bagi masyarakat sekitar bandara, akan terjadinya banjir susulan.

"Hujannya sama deras dengan yang kemarin Sabtu (11/11/2017). Hujan hari ini, terjadi dari sore sekitar pukul 15:00 wib sampai malam masih hujan bahkan semakin deras. Saya khawatir bakal banjir lagi," ucap Warga Desa Kuala Dua, Marhaki, yang memiliki rumah tepat diujung landasan dekat pagar Bandara Supadio Pontianak.

(Baca: Problem dan Solusi Bandara Supadio )

(Baca: Personel Lanud Supadio Aktif Tangani Banjir Runway Bandara )

Ia menuturkan daerah rumahnya, tidak peenah banjir sebelumnya hanya terjadi kemarin.

Dan itupun membuat areal landasan pacu bandara juga banjir sampai penutupan total bandara.

"Bisa jadi kalau disini banjir lagi, maka bandara bisa banjir lagi. ini tidak menutup kemungkinan," katanya.

(Baca: Warga Ungkap Penyebab Banjir di Bandara Supadio, Hingga Sempat Lakukan Hal Ini )

Tohir Tokoh masyarakat Desa Limbung mengatakan kondisi hujan cukup deras. Datangnya banjir sangat memungkinkan sekali di daerahnya. Karena kalau daerahnya banjir tinggi bandara akan kena juga.

"Kemarin disini tinggi sekali, sampai-sampai bandara juga kena banjir," ungkapnya.

Menurutnya, kejadian banjir di tempatnya itu terjadi sejak adanya, penutupan sejumlah drainase dan kurang intensi pembersihan saluran air di kawasan bandara.

"Untuk yang ke arah Gertak Kuning itu sangat kecil salurannya sehingga kalau ada hujan itu tak bisa nampung. Sedangkan untuk saluran yang melewati Parit Keramat itu terlalu jauh. Jika parit disini penuh air pasti akan meluap dan bandara bisa banjir lagi," pungkas Tohir.

Penulis: Madrosid
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help