Keterlaluan! Bayi Ini Dibuang hingga Dikerubungi Semut Hanya Karena Jenis Kelamin
Seorang pejalan kaki, Dreeraj Rathore mendengar suara tangisan bayi dari tong sampah yang terletak di antara se
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Seorang pejalan kaki, Dreeraj Rathore mendengar suara tangisan bayi dari tong sampah yang terletak di antara semak-semak.
Ketika ia mencari sumber suara dari tempat sampah, bayi malang itu terbungkus plastik merah dan banyak semut di sekujur tubuhnya.
Laki-laki yang berjualan teh di sebuah kios ini segera memanggil dua temannya untuk meminta bantuan.
(Baca: Ketua PKK Sanggau Serahkan Bantuan Kursi Roda Pada Siswi SMP Penyandang Disabilitas )
Mereka membersihkan semut-semut dari tubuh bayi, membungkusnya dengan kain, dan membawanya ke rumah sakit terdekat.
Staf medis yang menangani mengatakan bayi yang beratnya hanya 1,5 kilogram itu dalam kondisi kritis.
Apalagi, dari tubuh mungil itu didapati beberapa bekas luka memar yang menunjukkan adanya kekerasan fisik.
Polisi telah mendaftarkan kasus bayi dibuang dan mencari orangtua kandung yang tega membuang anaknya sendiri.
(Baca: Gadis 17 Tahun Ini Jual Keperawanan Demi Iphone 8, Malah Dapat Pelajaran Penting! )
Diduga sang bayi dibuang karena berjenis kelamin perempuan.
Sebab di India, memiliki anak perempuan merupakan hal memalukan dan menurunkan derajat seorang ibu dalam keluarga.
Dilansir dari theguardian.com banyak orang India menganggap anak perempuan sebagai beban keuangan.
Pihak perempuan yang harus menyediakan mahar pernikahan dan jumlahnya besar.
(Baca: Pernah Menginap di Golden Tulip, Ternyata Presiden Jokowi Doyan Makan Ini Lho )
Orang-orang menilai membesarkan anak perempuan seperti menyirami tanaman milik tetangga.