Kampung KB Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat? Ini Penjelasan Wakil Bupati Idrus

Meningkatkan kualitas hidup manusia indonesia melalui pembangunan kependudukan dan keluarga berencana.

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Jamadin
Humas Pemkab Kayong Utara
Wakil Bupati Kayong Utara Idrus membacakan sambutan pada Pencanangan Kampung KB Baksos TNI Manunggal KB Kesehatan di Desa Podorukun, di Kecamatan Seponti Jaya, Selasa (3/10). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi

RIBUNPONTIANAK. CO.ID, KAYONG UTARA –Kampung KB menjadi satu inovasi strategis dalam upaya realisasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan program secara utuh dan terintegrasi, dengan semua sektor dan stakeholder terkait yang dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat di tingkat desa.

Tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau desa melalui program kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

“Pembentukan Kampung KB merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia agar manfaat program KB dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat terutama yang berada di wilayah miskin, padat penduduk, tertinggal, terpencil dan wilayah nelayan di seluruh tanah air. Bapak Presiden juga telah memberikan arahan agar pelaksanaan program KB lebih fokus kepada masyarakat kurang mampu dan masyarakat tidak memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan," terang Wakil Bupati Kayong Utara Idrus, menyampaikan sambutannya pada Pencanangan Kampung KB Baksos TNI Manunggal KB Kesehatan di Desa Podorukun, di Kecamatan Seponti Jaya, Selasa (3/10)

Dengan pencanangan kampung KB, program KB diharapkan akan dapat bergema kembali dan menjangkau masyarakat terutama yang berada di Desa-Desa, Dusun-Dusun di seluruh Indonesia.

Sejalan dengan kebijakan Pemerintah, sambung Idrus, yakni Undang-Undang nomor 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sebagai dasar pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana. Dan sesuai dengan arah kebijakan pembangunan nasional pemerintah periode 2015-2019, BKKBN diberi mandat untuk dapat turut mensukseskan agenda prioritas pembangunan (Nawacita), terutama pada agenda prioritas nomor 5.

(Baca: Lima Pengacara Akan Dampingi Hamka di Pengadilan )

“Meningkatkan kualitas hidup manusia indonesia melalui pembangunan kependudukan dan keluarga berencana. Dalam hal ini kemudian disepakati agar BKKBN segera dapat membentuk Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB),”sambungnya.

Pencanangan Kampung KB ini dipadukan juga dengan kegiatan bhakti sosial TNI manunggal-KB-Kesehatan. Dengan pelaksanaan kegiatan pencanangan kampung KB serta bhakti sosial TNI manunggal-kb-kesehatan, diharapkan seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan agar berperan aktif dalam mendukung kegiatan ini, dengan mengembangkan dan melakukan sosialisasi kebijakan pengendalian penduduk guna mewujudkan pembangunan berwawasan kependudukan. Serta melakukan analisis dampak kependudukan, melakukan pembinaan dan peningkatan kesertaan keluarga berencana melalui pembinaan dan kemandirian ber-KB.

“Di Kayong Utara saat ini sudah ada empat kampung KB, yang tersebar di empat Kecamatan yang telah ditunjuk sebagai kampung KB. Untuk itu saya berharap kepada Kepala Desa juga dapat memperhatikan,”tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved