Alasan Es Gabus Jadul Bertekstur Mirip Spons Menurut BPOM
BPOM mengatakan, proses dimulai dengan mencampur tepung hunkue dan santan, kemudian dipanaskan.
Hal uji lab menunjukkan bahwa es gabus yang dijual Suderajat aman dikonsumsi.
Namun, Aiptu Ikhwan dan Serda Heri langsung mendatangi penjual tersebut tanpa berbekal hasil lab.
Dalam video yang viral, keduanya tampak menginterogasi Suderajat yang diduga menjual es berbahan spons.
Serda Heri bahkan menyuruh penjual itu memakan es gabus jualan sendiri.
Lantaran tuduhan tidak terbukti, Aiptu Ikhwan dan Serda Heri menyampaikan permintaan maaf.
Video maaf itu dirilis Polres Jakarta Pusat pada Selasa 27 Januari 2026.
Aiptu Ikhwan mengakui terlalu cepat mengambil kesimpulan.
"Atas kekeliruan tersebut, kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya, khususnya kepada Bapak Suderajat, pedagang es yang terdampak langsung oleh kejadian ini," kata Ikhwan.
Artikel ini telah tayang di Kompas TV dan TribunVideo
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Update Nama Penerima Bansos PKH dan BPNT Terbaru Cair Bulan April sampai Juni 2026 Cek Disini |
|
|---|
| Cek Wilayah Diterjang Badai Gelombang Tinggi Status Peringatan Dini BMKG Besok hingga 18 April 2026 |
|
|---|
| Lowongan Kerja Orang Tua Group Terbaru April 2026 Lengkap Posisi dan Syarat Lamaran Pekerjaan |
|
|---|
| Link Pendaftaran Manajer Kopdes Merah Putih 2026 Dibuka 30000 Formasi Lengkap Syarat dan Cara Daftar |
|
|---|
| Lowongan Kerja BAZNAS Terbaru April 2026 jadi Content Creator Pasarhalal, Ini Syaratnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/diduga-berbahan-spon-sempat-viral-di-media-sosial.jpg)