Cara Kerja Wangiri Fraud, Penipuan Digital Terbaru Berkedok Missed Call

Modus Wangiri Fraud dilakukan dengan panggilan singkat dari nomor internasional, biasanya hanya satu dering lalu langsung ditutup.

Tayang:
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
PENIPUAN WANGIRI FRAUD - Ilustrasi wangiri Fraud. Kenali modus Wangiri Fraud dan cara mencegahnya. 

Ringkasan Berita:
  • Praktik ini kembali marak di Indonesia di pertengahan 2026 ini.
  • Modus Wangiri Fraud dilakukan dengan panggilan singkat dari nomor internasional, biasanya hanya satu dering lalu langsung ditutup.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Media sosial X (Twitter) diramaikan dengan modus penipuan digital baru yang dikenal sebagai Wangiri Fraud.

Praktik ini kembali marak di Indonesia di pertengahan 2026 ini.

Modus Wangiri Fraud dilakukan dengan panggilan singkat dari nomor internasional, biasanya hanya satu dering lalu langsung ditutup.

Korban yang penasaran kemudian menelepon balik, tanpa sadar tersambung ke layanan premium berbiaya tinggi.

Akibatnya, pulsa terkuras dalam hitungan menit atau tagihan telepon melonjak drastis.

Kementerian Kominfo bersama operator telekomunikasi telah mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menghubungi balik nomor asing, terutama yang berkode internasional.

Selain kerugian finansial, praktik ini juga berpotensi membuka celah pencurian data melalui SMS atau tautan berbahaya yang menyusul setelah panggilan.

Waspada Penipuan Mengatasnamakan PT Taspen !

Apa Itu Wangiri Fraud?

Dilansir dari berbagai sumber, istilah “Wangiri” berasal dari bahasa Jepang: wan (satu dering) + giri (putus).

Artinya telepon hanya berdering sekali lalu ditutup.

Modus utama pelaku melakukan panggilan singkat dari nomor asing atau internasional, lalu menutup sebelum dijawab.

Tujuan praktik penipuan ini adalah memancing korban untuk menelepon balik.

Cara Kerja Modus Wangiri

1. Panggilan acak: Ribuan nomor ditelepon singkat menggunakan sistem otomatis.

2. Memancing korban: Korban penasaran lalu menelepon balik.

3. Nomor premium internasional: Sambungan diarahkan ke layanan tarif mahal.

4. Menahan korban di telepon: Korban mendengar musik/nada tunggu agar tetap terhubung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved