Berita Viral

Viral Penipuan Email Reset Password Instagram Kini Korbannya Sudah Capai 17 Juta, Ini Modus Pelaku

Viral kasus penipuan Dapat E-mail reset password Instagram kini korbannya sudah mencapai 17 juta akun, kenali modus pelaku.

Tayang:
Editor: Rizky Zulham
Instagram
INSTAGRAM - Ilustrasi. Viral kasus penipuan Dapat E-mail reset password Instagram kini korbannya sudah mencapai 17 juta akun, kenali modus pelaku. 

Dalam unggahannya, oknum ini mengklaim dataset berisi lebih dari 17 juta data pengguna Instagram dalam format dokumen "JSON" dan "TXT", dengan target pengguna di berbagai negara.

Contoh data yang ditampilkan, menurut Malwarebytes, memang memperlihatkan informasi mentah (raw) Instagram, seperti username, alamat email, nomor telepon internasional, hingga user ID.

Struktur data yang rapi dan konsisten dinilai menyerupai respons API, sehingga memperkuat dugaan bahwa data dikumpulkan melalui celah API, integrasi pihak ketiga, atau konfigurasi sistem yang tidak aman sebelum 2025.

Meta belum beri pernyataan

Hingga berita ini ditulis, Meta, perusahaan induk Instagram, belum memberikan konfirmasi resmi terkait dugaan kebocoran data tersebut.

Tidak ada pernyataan publik maupun klarifikasi di halaman keamanan atau akun media sosial resmi Meta.

Namun yang jelas, pengguna yang mendapatkan e-mail reset password di atas agaknya tak perlu khawatir.

Sebab, kata sandi Instagram mereka tidak akan berubah jika mereka tak menekan tombol "Reset password" yang ada dalam e-mail tersebut.

Pengguna juga disediakan opsi untuk melaporkan jika tidak merasa meminta reset.

Gunakan 2FA

Selain itu, serangan seperti ini juga dinilai akan sulit berhasil apabila pengguna telah mengaktifkan autentikasi dua faktor (two-factor authentication/2FA).

Pasalnya, sistem akan meminta kode tambahan saat ada upaya login dari perangkat yang tidak dikenali, guna memastikan bahwa pengguna benar-benar masuk ke akun Instagram miliknya sendiri.

Akan tetapi, fitur 2FA ini masih bersifat opsional dan bisa diaktifkan secara manual dengan cara mengikuti langkah-langkah di tautan berikut ini.

Di samping mengaktifkan 2FA, pengguna juga dianjurkan agar tak mengeklik tombol reset password, mengganti kata sandi secara manual lewat aplikasi Instagram, serta tetap waspada terhadap e-mail atau pesan yang meminta verifikasi akun.

Terkait kebocoran data Instagram di atas, Malwarebytes menyediakan layanan Digital Footprint Scan gratis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved