Ragam Contoh

5 Contoh Kultum Ramadhan Singkat dan Penuh Makna, Lengkap dengan Dalil Al-Qur’an dan Hadits

Berikut ini contoh kultum Ramadhan singkat yang bisa dijadikan referensi, lengkap dengan ayat atau hadis sebagai penguat materi

Humas Polda Kalbar
KULTUM- Di tengah suasana penuh keberkahan, kultum Ramadhan menjadi sarana untuk saling mengingatkan tentang hakikat ibadah puasa sekaligus mengajak umat memperbaiki diri, memperkuat iman, serta meningkatkan ketakwaan.  

Ringkasan Berita:
  • Tradisi ini telah lama hidup dan menjadi bagian dari semarak Ramadhan di masjid, sekolah, hingga lingkungan perkantoran di berbagai daerah.
  • Ramadhan seperti keikhlasan berpuasa, menjaga lisan, memperbanyak sedekah, hingga meningkatkan kualitas ibadah malam akan membuat pesan kultum lebih menyentuh hati dan mudah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Kultum merupakan singkatan dari kuliah tujuh menit, yaitu ceramah ringkas yang lazim disampaikan menjelang berbuka puasa, selepas salat tarawih, maupun dalam berbagai kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan. 

Tradisi ini telah lama hidup dan menjadi bagian dari semarak Ramadhan di masjid, sekolah, hingga lingkungan perkantoran di berbagai daerah.

Di tengah suasana penuh keberkahan, kultum Ramadhan menjadi sarana untuk saling mengingatkan tentang hakikat ibadah puasa sekaligus mengajak umat memperbaiki diri, memperkuat iman, serta meningkatkan ketakwaan. 

Karena durasinya singkat, materi kultum perlu disusun secara sistematis, jelas, dan disertai dalil dari Al-Qur'an maupun hadis Nabi Muhammad SAW agar pesan yang disampaikan memiliki dasar yang kuat dan mudah dipahami jamaah.

Baik bagi penceramah pemula maupun yang sudah berpengalaman, memilih tema yang relevan dengan suasana Ramadhan seperti keikhlasan berpuasa, menjaga lisan, memperbanyak sedekah, hingga meningkatkan kualitas ibadah malam akan membuat pesan kultum lebih menyentuh hati dan mudah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini contoh kultum Ramadhan singkat yang bisa dijadikan referensi, lengkap dengan ayat atau hadis sebagai penguat materi agar penyampaian lebih bermakna dan memberi inspirasi bagi para pendengar.

Jam Buka Puasa Ramadhan Hari Ke 2 Kota Pontianak dan Sekitarnya, Cek Jadwal Kota Lain se- Indonesia

5 Contoh Kultum Ramadhan Singkat

1. Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar
Mukadimah: Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang masih memberikan kita kesempatan berjumpa dengan Ramadhan. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah SAW.

Isi Kultum: Saudara-saudari yang dimuliakan Allah, banyak dari kita menjalani puasa setiap tahun, namun pernahkah kita merenungi makna puasa yang sesungguhnya? Rasulullah SAW bersabda, “Betapa banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar dan haus.” (HR. Ibnu Majah).

Puasa sejati bukan hanya menahan makan dan minum. Ia adalah latihan menahan lisan dari ghibah, menahan pandangan dari hal yang diharamkan, dan menahan hati dari kedengkian. Ketika semua itu berhasil kita jaga, barulah puasa kita memiliki nilai di sisi Allah.

Mari jadikan Ramadhan ini bukan rutinitas tahunan, melainkan momen transformasi diri. Semoga Allah menerima ibadah kita semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2. Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan
Mukadimah: Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah menurunkan Al-Qur’an sebagai cahaya bagi umat manusia.

Isi Kultum: Hadirin yang dirahmati Allah, bulan Ramadhan adalah bulannya Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185, “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.”

Para ulama salaf dahulu melipatgandakan bacaan Al-Qur’an mereka di bulan ini. Imam Syafi’i rahimahullah dikenal mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak enam puluh kali selama Ramadhan. Bukan karena ingin pamer, tetapi karena mereka benar-benar merasakan kelezatan berinteraksi dengan firman Allah.

Kita tidak perlu langsung menarget khatam berkali-kali. Mulailah dengan satu halaman lebih banyak dari hari biasa. Yang penting konsisten dan penuh penghayatan. Karena setiap huruf yang kita baca mendatangkan satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved