Ramadhan 2026
Healthy Financial dan Jiwa yang Tenang
Ketika tekanan finansial menurun, kualitas kesehatan mental meningkat. Ramadan mengajarkan esensi, bukan simbolisme berlebihan.
Penulis: Dini Lestary, S.E., M.Ak
Dosen Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak
Ramadhan memberi kita ruang untuk melakukan jeda. Ia bukan sekadar bulan ibadah ritual, tetapi juga momentum refleksi menyeluruh termasuk dalam hal pengelolaan keuangan.
Di bulan ini, kita belajar menahan diri, menunda kepuasan, mengatur ritme konsumsi, dan memperbanyak berbagi.
Nilai-nilai tersebut sejatinya adalah fondasi dari healthy financial dan ketenangan jiwa.
Ironisnya, realitas yang sering kita jumpai justru sebaliknya.
Ramadan identik dengan lonjakan konsumsi.
Data berbagai survei nasional menunjukkan bahwa pengeluaran rumah tangga selama Ramadan cenderung meningkat, terutama untuk makanan, pakaian, dan kebutuhan perayaan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa tanpa kesadaran, bulan yang seharusnya melatih pengendalian diri justru berubah menjadi ajang konsumtif.
Padahal, kesehatan finansial bukan semata soal besar kecilnya pendapatan.
Ia berkaitan dengan kemampuan mengelola arus kas, mengendalikan dorongan konsumsi, memiliki dana darurat, serta terbebas dari tekanan utang yang tidak produktif.
Dalam literatur keuangan personal, konsep financial well-being merujuk pada kondisi ketika seseorang mampu memenuhi kebutuhan hari ini sekaligus merasa aman terhadap masa depan.
Bukan sekadar cukup, tetapi juga tenang.
Psikolog keuangan Brad Klontz menjelaskan bahwa kecemasan finansial sering kali bukan disebabkan oleh kurangnya uang, melainkan oleh hubungan emosional yang tidak sehat dengan uang itu sendiri.
Banyak individu mengalami money stress akibat gaya hidup yang tidak selaras dengan kapasitas ekonomi.
Dalam konteks ini, Ramadan sebenarnya menjadi momentum refleksi untuk memperbaiki relasi tersebut.
| Mengetahui 8 Golongan Mustahik Penerima Zakat Fitrah, Ini Penjelasannya Agar Tak Salah |
|
|---|
| Shalat Tarawih Akhir Malam ke 28, Nilai Keutamaannya Diangkat Derajat 1000 Kali di Surga |
|
|---|
| Kapan Waktu yang Tepat Membayar Fidyah? Ini Penjelasan Ulama dan Cara Menunaikannya |
|
|---|
| Apakah Bayar Zakat Fitrah Bisa Diwakilkan Lengkap Niat Bayar Zakat untuk Orang yang Diwakilkan |
|
|---|
| Bacaan Niat Shalat Tarawih, Witir hingga Doa Qunut di Malam ke 24 Ramadhan 1447 H |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Dini-Lestary-Dosen-Akuntansi-Syariah-Fakultas-Ekonomi-dan-Bisnis-Islam-IAIN-Pontianak.jpg)