Ragam Contoh

Waspada! Penelitian Ungkap Bahaya Mikroplastik yang Melekat Pada Makanan dan Buah

ukuran partikel terkecil paling banyak ditemukan pada wortel, sementara fragmen plastik terbesar terdeteksi pada selada.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
BUAH- Sejumlah penelitian ilmiah terbaru mengungkap fakta mengejutkan bahwa partikel plastik berukuran sangat kecil ini telah ditemukan dalam beragam bahan pangan, mulai dari sumber protein hewani hingga buah dan sayuran segar. 

Dalam studi tersebut, apel dilaporkan mengandung rata-rata sekitar 195.500 partikel plastik per gram, sedangkan pir mencapai sekitar 189.500 partikel per gram.

Sementara itu, brokoli dan wortel menjadi sayuran dengan tingkat kontaminasi tertinggi, yakni lebih dari 100.000 partikel per gram.

Lebih lanjut, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa mikroplastik dapat masuk ke dalam jaringan tanaman melalui akar. 

Tanaman seperti selada dan gandum diketahui mampu menyerap partikel tersebut dari tanah atau air yang telah tercemar. 

Bahkan, partikel yang lebih kecil lagi, yakni nanoplastik, dapat langsung diserap oleh sistem akar tanaman dan tersebar ke seluruh bagian tumbuhan.

Pemkab Sintang Jadwalkan Pelepasan 32 Calon Jamaah Haji pada 8 Mei 2026

Hal ini menegaskan bahwa kontaminasi mikroplastik pada buah dan sayur tidak hanya terjadi di permukaan, tetapi juga bisa berasal dari dalam jaringan tanaman itu sendiri. 

Dengan kata lain, sumber paparan tidak hanya berasal dari proses pengolahan atau distribusi, tetapi juga dari lingkungan tempat tanaman tumbuh.

“Saat kita menggigit apel, kemungkinan besar kita juga ikut mengonsumsi mikroplastik,” ungkap Sion Chan, menggambarkan betapa dekatnya paparan ini dengan kehidupan sehari-hari.

Rangkaian temuan ini semakin memperkuat kekhawatiran global mengenai dampak mikroplastik terhadap kesehatan manusia. 

Kini, partikel tersebut tidak hanya ditemukan di ekosistem laut atau udara, tetapi telah masuk ke dalam rantai makanan yang dikonsumsi setiap hari, membuka diskusi baru tentang keamanan pangan di era modern.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved