Ragam Contoh

Waspada! Penelitian Ungkap Bahaya Mikroplastik yang Melekat Pada Makanan dan Buah

ukuran partikel terkecil paling banyak ditemukan pada wortel, sementara fragmen plastik terbesar terdeteksi pada selada.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
BUAH- Sejumlah penelitian ilmiah terbaru mengungkap fakta mengejutkan bahwa partikel plastik berukuran sangat kecil ini telah ditemukan dalam beragam bahan pangan, mulai dari sumber protein hewani hingga buah dan sayuran segar. 

 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah penelitian ilmiah terbaru mengungkap fakta mengejutkan bahwa partikel plastik berukuran sangat kecil ini telah ditemukan dalam beragam bahan pangan, mulai dari sumber protein hewani hingga buah dan sayuran segar.
  • Temuan tersebut salah satunya dipublikasikan dalam jurnal Environmental Research edisi Februari 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Ancaman mikroplastik kini tidak lagi terbatas pada laut atau udara, tetapi telah merambah ke berbagai makanan yang dikonsumsi manusia setiap hari.

Sejumlah penelitian ilmiah terbaru mengungkap fakta mengejutkan bahwa partikel plastik berukuran sangat kecil ini telah ditemukan dalam beragam bahan pangan, mulai dari sumber protein hewani hingga buah dan sayuran segar.

Temuan tersebut salah satunya dipublikasikan dalam jurnal Environmental Research edisi Februari 2024. 

Dalam studi ini, para peneliti melakukan analisis terhadap lebih dari 12 jenis sumber protein yang umum dikonsumsi masyarakat. 

Sampel yang diuji mencakup daging sapi, ayam, babi, makanan laut, serta produk olahan seperti nugget dan udang tepung. Bahkan, alternatif protein berbasis nabati seperti pengganti daging modern juga tidak luput dari penelitian.

Hasilnya cukup mencengangkan. Hampir 90 persen sampel protein yang dianalisis terbukti mengandung mikroplastik dalam jumlah tertentu. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa paparan partikel plastik mikro telah menyebar luas di rantai makanan manusia tanpa disadari.

Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen, PLN Jemput Bola ke Pasar Sintang untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Mikroplastik sendiri merupakan serpihan plastik berukuran sangat kecil, bahkan sebagian tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. 

Partikel ini bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang dikonsumsi maupun udara yang terhirup, sehingga meningkatkan potensi paparan jangka panjang bagi manusia.

Tidak hanya pada produk hewani, kontaminasi mikroplastik juga ditemukan pada buah dan sayuran. 

Studi lain yang dipublikasikan di jurnal Environmental Science pada Agustus 2020 mengungkap bahwa berbagai jenis buah dan sayur mengandung puluhan ribu hingga ratusan ribu partikel plastik berukuran di bawah 10 mikrometer.

Kontaminasi Tertinggi

Dalam penelitian tersebut, apel dan wortel tercatat sebagai komoditas dengan tingkat kontaminasi tertinggi, dengan jumlah partikel mikroplastik yang bahkan melampaui 100.000 per gram. 

Selain itu, ukuran partikel terkecil paling banyak ditemukan pada wortel, sementara fragmen plastik terbesar terdeteksi pada selada.

Penelitian lanjutan dari Universitas Catania turut memperkuat temuan ini. Para ilmuwan menemukan keberadaan mikroplastik dalam berbagai jenis buah dan sayuran, termasuk apel, pir, wortel, dan selada. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved